Trending

Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan

Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan
Pembuatan sumur bor pada daerah rawan kekeringan ( birkom pu)

Jakarta –Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat upaya antisipasi di sejumlah wilayah yang rawan kekeringan melalui 10.789 sumur bor dengan kapasitas lebih dari 114 ribu meter kubik per detik. Tidak hanya itu, berbagai infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk turut dioptimalkan guna menghadapi puncak musim kemarau panjang atau El Nino.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur air tersebut memiliki peran strategis guna menjaga ketersediaan air dalam menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau, terutama pada lahan-lahan pertanian.

“Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di berbagai daerah. Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim,” kata Menteri Dody dalam siaran persnya,Rabu pagi (29/7/2026).

Pembuatan sumur bor ( birkom pu)

Langkah strategis lainnya adalah mengoptimalkan pola operasi bendungan dan jaringan irigasi agar distribusi air tetap efisien. Kementerian PU juga memperkuat kesiapsiagaan dengan menyiagakan ratusan peralatan pendukung, mulai dari 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, hingga 49 mesin bor yang siap dikerahkan ke daerah terdampak.

Selain fokus pada infrastruktur, Kementerian PU juga melakukan inventarisasi wilayah rawan kekeringan serta mengedukasi masyarakat terkait langkah adaptasi. Salah satunya melalui penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) yang dinilai efektif dalam menghemat penggunaan air di sektor pertanian.

Di sisi lain, percepatan pembangunan berbagai infrastruktur air juga terus dilakukan, mulai dari bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), hingga sumur bor. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan air nasional dalam jangka panjang.

Saat ini, terdapat 240 bendungan dengan total kapasitas tampung mencapai 7,89 miliar m3 disiagakan untuk menjaga ketersediaan air. Selain itu, terdapat 601 situ dan danau dengan total volume tampungan mencapai 135,59 miliar m3, serta lebih dari 1.000 tampungan air baku yang turut menopang kebutuhan air masyarakat

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles