Kementerian PU Percepat Penanganan Sekolah Rakyat Tahap I, Progres Fisik Capai 11,48 Persen

Kementerian PU Percepat Penanganan Sekolah Rakyat Tahap I, Progres Fisik Capai 11,48 Persen

SPEKTROOM.ID  - Kementerian Pekerjaan Umum terus mendukung percepatan penanganan rehabilitasi/renovasi sarana prasarana program Sekolah Rakyat Tahap I. Sebanyak 63 lokasi Sekolah Rakyat Tahap I telah mulai pekerjaan renovasi ringan hingga sedang (non struktural) dengan progres fisik hingga 29 Mei 2025 sebesar 11,48 %.

Menteri Dody mengatakan pekerjaan renovasi bangunan eksisting untuk Sekolah Rakyat Tahap I dijadwalkan rampung pada Juli 2025 dan mulai beroperasi. Adapun penanganan Sekolah Rakyat Tahap I ini terdiri dari Tahap I dan Tahap I-B dengan total 100 sekolah di seluruh Tanah Air.

"Tahap I maupun Tahap I-B ini di beberapa tempat bersifat sementara, karena belum menampung semua untuk SD, SMP, atau SMA, tergantung kebutuhan Pemerintah Daerah setempat. Nanti di Bulan Juli 2026, para siswa ini dipindahkan ke Sekolah Rakyat yang dibangun pada Tahap II," kata Menteri Dody di Jakarta,Jumat (30/5/2025)

Menurut Menteri Dody, penanganan infrastruktur Sekolah Rakyat Tahap I maupun Tahap II bersumber dari APBN dengan anggaran sekitar Rp10 triliun di Tahun 2025. Penanganan Sekolah Rakyat Tahap I meliputi pekerjaan renovasi/rehabilitasi bangunan eksisting seperti perbaikan dinding, lantai, plafon, penyediaan air bersih dan sanitasi hingga penyediaan meubelair. Sementara penanganan Tahap II yang ditargetkan selesai tahun 2026 berupa pembangunan sekolah baru.

"Kita sudah memverifikasi 224  lokasi usulan Tahap II, di mana 37 sudah disetujui, 69 belum disetujui antara lain karena sertifikat lahan belum lengkap, dan 116 tidak disetujui karena lahannya tidak sesuai ketentuan. Untuk yang tidak disetujui, kami akan meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengusulkan lokasi pengganti yang lebih sesuai," kata Menteri Dody.

Sementara untuk 63 Sekolah Rakyat Tahap I yang telah mulai ditangani tersebar di Provinsi Aceh (2), Sumatera Utara (3), Riau (1), Sumatera Barat (3), Jambi (1), Bengkulu (1), Sumatera Selatan (2), Jakarta (3), Jawa Barat (10), Jawa Tengah (7), DIY (2), Jawa Timur (12), Bali (1), NTB (1), NTT (1), Kalimantan Selatan (2), Sulawesi Utara (2), Sulawesi Tengah (1), Sulawesi Selatan (4), Sulawesi Tenggara (1), Maluku Utara (2), dan Papua (1).

Berita terkait

Lopes Vivi Kamboja: Dari Resep Warisan Ibu hingga Jadi Buruan Penikmat Senja di Waterfront Pontianak

Lopes Vivi Kamboja: Dari Resep Warisan Ibu hingga Jadi Buruan Penikmat Senja di Waterfront Pontianak

Pontianak-Spektroom : Menjelang sore, ketika cahaya matahari mulai memantul di permukaan Sungai Kapuas, sebuah lapak sederhana di kawasan Waterfront Pontianak ramai didatangi pengunjung. Bukan tanpa alasan. Di tempat itulah Lopes Vivi Kamboja hadir menawarkan kudapan tradisional yang berhasil mempertahankan cita rasa lama di tengah gempuran kuliner modern. Di balik usaha tersebut,

Apolonius Welly, Rafles
Panggung Kehormatan Ajang Balap Motor di GOR Satria Purwokerto Ambruk, Puluhan Penonton Terluka

Panggung Kehormatan Ajang Balap Motor di GOR Satria Purwokerto Ambruk, Puluhan Penonton Terluka

Purwokerto-Spektroom : Panggung kehormatan pada ajang balap motor berskala nasional di GOR Satria Purwokerto ambruk, Minggu, mengakibatkan puluhan orang terluka. Sedikitnya lebih dari 30 korban ringan dan 10 luka berat dievakuasi menggunakan ambulans menuju sejumlah rumah sakit di Purwokerto untuk mendapatkan penanganan medis. Pantauan di lokasi, puluhan ambulans berdatangan dan disiagakan

Bian Pamungkas
Buka LK III HMI Nasional, Gubernur Hendrik Tantang Kader Hadirkan Solusi bagi Krisis Bangsa

Buka LK III HMI Nasional, Gubernur Hendrik Tantang Kader Hadirkan Solusi bagi Krisis Bangsa

Ambon–Spektroom : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menantang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk tidak sekadar menjadi pengamat, tetapi tampil sebagai pemimpin yang mampu melahirkan solusi atas berbagai krisis yang dihadapi bangsa. Pesan itu disampaikan Gubernur saat membuka Advance Training (Latihan Kader III/LK III) Tingkat Nasional Badan Koordinasi (Badko) HMI

Eva Moenandar, Rafles
ссс