Kendal Dilanda Banjir

Kendal Dilanda Banjir
19 desa/kelurahan di Kab. Kendal dilanda banjir pada Kamis, (15/01/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, akibat hujan sejak sore hari. Foto: Sigit

Spektroom - Sebanyak 19 desa/kelurahan di Kabupaten Kendal dilanda banjir pada Kamis, (15/01/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, akibat hujan sejak sore hari. Pagi harinya, air mulai surut dan hanya beberapa rumah serta jalan pemukiman yang masih tergenang banjir. Banjir terparah terjadi di Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong dan Desa Kumpulrejo Kecamatan Kaliwungu.yang melanda ratusan rumah warga.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari didampingi Penjabat Sekda Kendal dan organisasi perangkat daerah terkait mendatangi sejumlah lokasi yang terkena banjir, Jumat, (16/01/2026). Banjir di Desa Kumpulrejo dan Kebonadem terjadi akibat luapan Sungai Waridin. Dari cek lokasi, terdapat portal jembatan Sungai Waridin di wilayah Desa Kumpulrejo yang jebol.

Bupati berharap Pemerintah Desa Kumpulrejo menyampaikan surat laporan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), sehingga SK Kebencanaan segera diproses. Dengan demikian, Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dari BPBD segera turun. Peninggian jembatan akan diupayakan melalui pergeseran anggaran, yang bantuan dari provinsi. Tidak menunggu anggaran perubahan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan banjir tersebar di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Kendal, Kaliwungu, Brangsong, Pegandon dan Ngampel.

Sementara hanya ada 2 dapur umum, yang didirikan atas inisiatif desa dan ibu-ibu PKK. Kedua dapur umum berada di Desa Sumberejo Kaliwungu dan Desa Karangmulyo Pegandon. Sekarang sudah tidak ada warga yang mengungsi, karena air sudah surut.

Status bencana masih tetap siaga dan belum ada peningkatan status ke tanggap darurat. Tidak ada korban jiwa, namun ada 1 rumah yang temboknya jebol.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti