Kendaraan Koperasi Merah Putih Tidak Untuk Kepentingan Pribadi Maupun Konsumtif
Pekalongan_Spektroom: Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, mengingatkan agar kendaraan kopersi merah putih tidak digunakan untuk kepentingan pribadi maupun konsumtif.
Hal itu disampaikan Sukirman ketika pemkab Pekalongan mulai mendistribusikan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Rabu, 7 Mei 2026.
Penyerahan kendaraan dilakukan di halaman Kantor Bupati Pekalongan dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga kepala desa.
Puluhan mobil pickup 4x4 dan motor roda tiga tampak berjajar sebelum disalurkan ke sejumlah desa yang telah siap operasional.
Sukirman menegaskan kendaraan operasional tersebut harus benar-benar dimanfaatkan sebagai alat penggerak ekonomi desa.
Menurutnya, bantuan itu tidak boleh menjadi aset mangkrak atau digunakan di luar kepentingan koperasi.
“Kendaraan ini harus kita rawat, produktif bukan konsumtif. Jaga kekompakan, inovasi, dan tentu saja menjaga dari kendaraan operasional ini supaya betul-betul bermanfaat,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan KDKMP dapat menjadi motor baru bagi perputaran ekonomi masyarakat desa. Program tersebut juga ditargetkan mampu membuka peluang usaha dan menekan angka pengangguran.
“Alhamdulillah kita segera akan memiliki perputaran motor ekonomi, penggerak ekonomi di desa-desa. Semoga ini menjadi media, menjadi alat perekonomian kita dan akan mampu menyejahterakan masyarakat desa,” ujarnya.
Sukirman juga menilai keberhasilan koperasi desa nantinya akan berdampak pada pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, peningkatan ekonomi masyarakat akan berpengaruh pada kesejahteraan keluarga dan masa depan generasi muda.
“Diharapkan angka kesejahteraan kita akan terus meningkat, pengangguran terbuka kita akan terus turun. Tentu saja akan berefek yang sangat luar biasa kepada pembangunan manusia khususnya masa depan putra-putri kita, sehingga mampu menggerakkan perputaran ekonomi yang ada di desa,” ucapnya. katanya.
Ia meminta seluruh pengurus KDKMP segera bergerak melakukan koordinasi dan mempercepat operasional koperasi di masing-masing wilayah.
Sementara itu, Dandim Pekalongan, Garry Herlambang, mengatakan, pada tahap awal sebanyak 29 unit mobil pickup 4x4 telah disalurkan ke titik KDKMP yang dinyatakan siap penuh operasional.
“Jadi hari ini rangkaian pendistribusian materiil, sore ini ada 29 mobil 4x4 pickup yang ditujukan untuk KDKMP yang sudah 100 persen di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Hingga kini, tercatat terdapat 285 KDKMP yang tersebar di 272 desa dan 13 kelurahan di Kabupaten Pekalongan.
Selain mobil pickup, setiap titik KDKMP nantinya juga akan mendapatkan dua unit motor roda tiga dan satu unit truk secara bertahap.