Kerahkan Seluruh ASN, Pemkab Jember Lakukan Verifikasi Faktual Data Warga Miskin
“Kalau kita tidak bergerak dengan cara yang berbeda, maka hasilnya akan tetap sama. Karena itu, verifikasi faktual ini harus dilakukan langsung di lapangan oleh ASN,” tegas Bupati.
Jember-Spektroom : Selama satu dekade terakhir angka kemiskinan di Jember mengalami stagnasi di posisi kedua tertinggi di Jawa Timur. Kondisi tersebut dinilai sebagai kejadian luar biasa yang membutuhkan penanganan secara luar biasa pula. Pernyataan itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam sesi siaran langsung kanal “Wadul Gus’e 24 Jam” saat menjawab pertanyaan masyarakat.
“Kalau kita tidak bergerak dengan cara yang berbeda, maka hasilnya akan tetap sama. Karena itu, verifikasi faktual ini harus dilakukan langsung di lapangan oleh ASN,” tegasnya.
Karena itu Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan verifikasi faktual (verfal) data warga miskin hingga ke wilayah terpencil, menyusul instruksi langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., guna memastikan penanganan kemiskinan berjalan lebih tepat sasaran.
Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember. Dua ASN Bakesbangpol, Khalid dan Hasan, turun langsung ke Kecamatan Sumberjambe untuk melaksanakan tugas verfal. Keduanya terlebih dahulu berpamitan kepada Sekretaris Camat Sumberjambe, Lily Rismawati, S. Sos, sebelum meminta arahan kepada pramubakti PPID kecamatan untuk menuju lokasi sasaran, pada Senin, 20 April 2026,
Sasaran verfal berada di Dusun Sumber Petung, Desa Jambearum, Kecamatan Sumberjambe, yang lokasinya berada di atas perbukitan kaki Gunung Raung dan berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Medan yang cukup menantang membuat tim membutuhkan pendampingan agar dapat mencapai lokasi dengan aman.

Setibanya di lokasi, rombongan dibantu oleh kepala Dusun Sumberpetung yang menjelaskan perubahan akses infrastruktur di wilayah tersebut. “Sampean bertiga termasuk orang yang beruntung, karena sekarang jalan sudah diaspal hotmix oleh Bupati. Dulu kondisinya sangat rusak dan ekstrem, bahkan motor matic tidak bisa lewat,” ujarnya.
Sekretaris Camat Sumberjambe, Lily Rismawati, juga menyampaikan bahwa dalam tiga hari terakhir wilayahnya menjadi lebih ramai dari biasanya. “Banyak ASN dari berbagai OPD datang untuk melakukan verfal. Sebagian besar meminta petunjuk alamat dan arah lokasi sasaran,” katanya.
Verifikasi faktual ini tidak hanya bertujuan memperbarui data kemiskinan, tetapi juga menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Tingginya angka kemiskinan di Jember diketahui berbanding lurus dengan berbagai persoalan sosial lainnya, seperti stunting, angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB), hingga potensi peningkatan kriminalitas.
Ke depan, hasil verfal ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan secara signifikan, sekaligus mempercepat intervensi program sosial di wilayah yang benar-benar membutuhkan. (Yul/wd)