Kerja Sama Lampung dan Jateng, Jadi Pijakan Kuat Untuk Dorong Pertumbuhan Daerah

Kerja Sama Lampung dan Jateng, Jadi Pijakan Kuat Untuk Dorong Pertumbuhan Daerah
Lampung dan Jawa Tengah jalin kerja sama multi sektor, melalui penandatanganan berbagai kesepakatan strategis (Foto Spektroom).

Spektroom - Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperk uat kerja sama multi sektor melalui penandatanganan berbagai kesepakatan strategis, mulai dari Perjanjian Kerja Sama (PKS), Nota Kesepahaman (MoU), Letter of Intent (LoI), hingga surat pernyataan kemitraan yang melibatkan perangkat daerah, BUMD, asosiasi pengusaha, serta pelaku usaha dari kedua provinsi.

Di bidang energi, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Jateng Petro Energi (Perseroda) dengan PT Lampung Jasa Utama (Perseroda) terkait rencana kerja sama pemanfaatan gas bumi serta pengembangan energi baru dan terbarukan.

Rahmat Mirzani Djauzal - Gubernur Lampung (Foto Spektroom).

Kerja sama antarpelaku usaha juga diperkuat melalui MoU antara HIPMI Jawa Tengah dan HIPMI Lampung, yang berfokus pada peningkatan kapasitas institusi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, serta sektor maritim, kelautan, dan perikanan antarprovinsi.

Di sektor pariwisata, ASTINDO Lampung dan ASTINDO Jawa Tengah sepakat menjalin kerja sama pengembangan pariwisata, sementara KADIN Jawa Tengah dan KADIN Lampung menandatangani Letter of Intent terkait perdagangan dan penyediaan berbagai komoditas unggulan, seperti gula, garam, kelapa, beras, kopi, singkong, buah-buahan (salak, semangka, melon, alpukat), udang, sapi, hingga produk kerajinan

Dalam sambutannya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal mengatakan, hubungan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah, telah terjalin sejak lama dan terus berkembang hingga saat ini.

Kedekatan tersebut tidak hanya tercermin dalam kerja sama antarpemerintah daerah, tetapi juga dalam hubungan sosial dan kultural yang sangat kuat.

"Sejarah transmigrasi dan proses hidup bersama telah melahirkan generasi yang lahir, tumbuh, dan besar di Lampung, namun tetap membawa nilai-nilai budaya Jawa yang berpadu harmonis dengan kearifan lokal Lampung," ujar Gubernur di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa (6/1/2026) malam.

Kerja sama antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah yang telah disepakati sebelumnya, menjadi pijakan yang kuat untuk melangkah lebih jauh. Mulai dari ketahanan pangan, investasi, pariwisata, industri, perdagangan, hingga penguatan koperasi dan UMKM, seluruhnya memiliki potensi besar untuk dikelola bersama.

Adapun nilai transaksi yang dihasilkan dari penandatanganan MoU dan PKS ini sebesar Rp. 833 miliar. "Ke depan, kami berharap Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah terus saling menguatkan, menjaga peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, serta mendorong pertumbuhan daerah yang inklusif dan berkelanjutan hingga ke pelosok desa," ujar Gubernur Mirza.

Dikesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa kolaborasi antar Pemerintah Daerah menjadi sebuah keniscayaan.

audio-thumbnail
Voice Gubernur Jateng
0:00
/242.59

"Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan dukungan pemerintah pusat, tetapi juga harus diperkuat melalui kerja sama lintas provinsi, lintas kabupaten/kota, hingga ke tingkat desa," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai kolaborasi, baik dengan negara-negara sahabat seperti Belanda, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, Uni Eropa, hingga Uni Emirat Arab.

"Namun demikian, kerja sama di dalam negeri, khususnya antar Pemerintah Provinsi di seluruh Indonesia, memiliki arti yang tidak kalah penting" tandasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, Pemprov Jateng, mendorong model kolaborasi antar Gubernur berbasis business to business (B to B).

"Setiap daerah memiliki potensi unggulan masing-masing. Jawa Tengah memiliki kekuatan tertentu, Lampung memiliki keunggulan lain. Jika potensi tersebut dipadukan, maka akan tercipta ekosistem ekonomi baru yang saling menguntungkan," ucapnya.

"Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat konektivitas ekonomi dengan Jawa Tengah. Kapan pun dibutuhkan, kami siap menerima kunjungan dan membangun kerja sama yang lebih intensif demi kepentingan masyarakat di kedua provinsi," pungkasnya.(@Ng).

Berita terkait

Hangatnya Lebaran di Istana, Presiden Prabowo Sapa Ribuan Warga dalam Gelar Griya 1447 H

Hangatnya Lebaran di Istana, Presiden Prabowo Sapa Ribuan Warga dalam Gelar Griya 1447 H

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya (open house) dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (21/03/2026). Momentum tersebut disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati halaman tengah Istana. Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa saat Presiden Prabowo didampingi putranya, Didit Hediprasetyo,

Rafles
Polres Bengkalis Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H, Perkuat Kebersamaan dan Silaturrahmi Sekaligus Bagikan Bibit Pohon

Polres Bengkalis Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H, Perkuat Kebersamaan dan Silaturrahmi Sekaligus Bagikan Bibit Pohon

Bengkalis-Spektroom : Polres Bengkalis melaksanakan kegiatan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Mesehi di halaman Mapolres Bengkalis, Sabtu (21/03/2026) Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bengkalis, para Pejabat Utama (PJU), personel Polres Bengkalis, ASN, PHL,

Salman Nurmin, Rafles
Hangatnya Silaturahmi di Istana: Tokoh Bangsa Bersatu dalam Gelar Griya Idulfitri Presiden Prabowo

Hangatnya Silaturahmi di Istana: Tokoh Bangsa Bersatu dalam Gelar Griya Idulfitri Presiden Prabowo

Jakarta-Spektroom : Kehadiran para pejabat negara dan tokoh bangsa mewarnai gelar griya Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/03/2026). Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga memperlihatkan kebersamaan para pemimpin dalam suasana Lebaran. Sejumlah tokoh tampak hadir dalam gelar griya

Rafles