Kerja Sama RI-Jerman Menguat: Dubes Jerman Tutup Diklat Guru Bahasa Jerman di UNP

Kerja Sama RI-Jerman Menguat: Dubes Jerman Tutup Diklat Guru Bahasa Jerman di UNP
Diklat Nasional Guru Bahasa Jerman di Universitas Negeri Padang. (Foto: Humas UNP)

Padang-Spektroom : Pemerintah Jerman melalui Kedutaan Besar Jerman di Indonesia bersama Goethe Institut memperkuat kerja sama pendidikan dan budaya dengan menggelar Diklat Nasional Guru Bahasa Jerman di Universitas Negeri Padang.

Pelatihan yang dilaksanakan sejak 22 Juni sampai 12 Agustus 2026 tersebut diikuti 30 guru Bahasa Jerman dari seluruh Indonesia.

Penutupan diklat dilakukan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Hotel dan Pusat Diklat UNP By Pass Padang, Rabu (12/8/2026). Hadir mendampingi Rektor UNP Krismadinata, Ph.D dan Direktur Goethe Institut Indonesia Costanze Michel.

Dubes Ralf Beste menyebut diklat ini bagian dari upaya mempromosikan bahasa Jerman dan memperkuat kerja sama budaya internasional antara Indonesia dan Jerman.

Pada kesempatan yang sama, Dubes juga meresmikan German Corner di Gedung Library dan Sistem Informasi UNP sebagai pusat informasi dan budaya Jerman.

Rektor UNP Krismadinata, Ph.D menyambut baik kepercayaan tersebut. Menurutnya, penunjukan UNP sebagai penyelenggara sejalan dengan capaian kampus di tingkat internasional.

"UNP berada di peringkat 34 dunia untuk SDGs Goal 4 Quality Education. Kami sangat akomodatif mendukung program pelatihan guru ini," ujarnya.

Krismadinata menambahkan ke depan ada beberapa agenda lanjutan yang telah disepakati bersama Kedubes Jerman dan Goethe Institut untuk memperkuat kerja sama.

Kerja sama UNP dengan Jerman sebenarnya sudah terjalin lebih dulu. Melalui program studi lanjut, tercatat 6 dosen UNP telah menyelesaikan pendidikan S3 di Jerman dan beberapa lainnya masih dalam persiapan.

Wakil Rektor IV UNP Dr.rer.nat Deski Beri, M.Si yang juga lulusan universitas di Jerman mengatakan pihak Kedubes dan Goethe Institut puas dengan pelaksanaan diklat.

"Kami sangat puas karena pelatihan langsung oleh Goethe Institut. Ini juga menambah kinerja untuk pencapaian IKU kita. Potensi diklat ini digelar lagi tahun depan sangat besar," tegasnya.

Berita terkait

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Palangka Raya-Spektroom : Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap ikan sebagai sumber pangan dan mata pencaharian pembudidaya, kawasan Tangkiling menyimpan peluang yang tidak kecil. Bukan hanya soal kolam dan produksi benih, tetapi bagaimana perikanan air tawar dapat tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi warga. Potensi itulah yang kini hendak diperkuat Pemerintah

Polin, Rafles