Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan Capai Rp108 Miliar

Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan Capai Rp108 Miliar
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy menyaksikan penyerahan bantuan dari BPBD Sumbar untuk masyarakat Pesisir Selatan. (Foto: Dok. BPBD Sumbar)

Spektroom - Nilai kerugian akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan pada 24–25 November 2025 diperkirakan mencapai Rp108 miliar. Angka tersebut merupakan hasil pendataan sementara yang disampaikan Plt. Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan, Mulyandri.

Menurut Mulyandri, bencana yang dipicu hujan berintensitas tinggi itu berdampak pada tujuh kecamatan, menyebabkan satu orang meninggal dunia, satu rumah amblas ke sungai, serta merendam ribuan hektare lahan pertanian yang terancam gagal panen.

"Kita terus memperbarui data dan melaporkannya ke BNPB melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," jelasnya saat mendampingi kunjungan Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy ke Bayang dan Tarusan, Rabu kemarin.

Hingga Kamis (27/11/2025) pagi, hujan masih mengguyur beberapa wilayah. Camat Batang Kapas melaporkan sejumlah kampung kembali terisolasi akibat banjir susulan yang terjadi pagi ini. Titik-titik terdampak berada di:

  1. Kampung Jambak, Nagari IV Koto Hilie
  2. Kapalo Banda Jalamu, Nagari IV Koto Hilie
  3. Dusun Inunang, Nagari IV Koto Hilie
  4. Nagari IV Koto Mudiek
  5. Nagari Sungai Nyalo, IV Koto Mudiek
  6. Nagari Tuik, IV Koto Mudiek

Akses menuju empat nagari di Kenagarian IV Koto Mudiek kembali tidak dapat dilalui.
"Beberapa titik tak bisa dilewati," kata Camat Batang Kapas, Legiandru.

Sementara itu, Camat Ranah Pesisir, Syafrizal, melaporkan debit sungai di wilayahnya mengalami kenaikan. Namun hingga saat ini belum menyebabkan banjir maupun mengganggu aktivitas warga.

Pemerintah daerah bersama BPBD dan perangkat kecamatan terus melakukan pemantauan di lapangan serta menyiapkan langkah tanggap darurat untuk mengantisipasi potensi bencana susulan. (RRE/Rel)

Berita terkait

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana Tegaskan Tiga Pilar Pendidikan Unggul di Hardiknas 2026

Malang-Spektroom : Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas saat memimpin Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, yang digelar di halaman Rektorat kampus, Sabtu (1/5/2026). Apel berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat daerah, mencerminkan semangat kebhinekaan

Buang Supeno
Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP