Keterbukaan Informasi Publik Membutuhkan Kolaborasi antara Pemerintah dan Berbagai Pemangku Kepentingan
Kepri-Spektroom : Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, melantik Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau Rabu (26/8/2026), di Bintan Agro Beach Resort, Kabupaten Bintan.
Setelah dilantik, mereka mengikuti Training Center (TC) bagi pengurus dan anggota Pokja News Room Jaga Desa Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Kepri yang dihadiri Gubernur Kepri diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Riau Hendri Kurniadi.
Kegiatan yang digelar oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepri tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas, koordinasi, serta peran insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi dan publikasi program Jaksa Garda Desa di wilayah Kepulauan Riau.
Mewakilli Gubernur, Kadiskominfo Kepri Hendri Kurniadi menyampaikan bahwa keberadaan Pokja News Room Jaga Desa diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat dan bertanggung jawab.
Ia menilai keterbukaan informasi publik membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, media, serta berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, penyampaian informasi mengenai program-program pembangunan, termasuk Jaga Desa, perlu dilakukan secara edukatif, akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah, kejaksaan dan insan pers sangat penting untuk memastikan berbagai program yang menyentuh masyarakat dapat dipahami secara baik. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Hendri.

Ia berharap Pokja News Room Jaga Desa dapat menjalankan perannya secara profesional dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan dan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.