Ketua Kloter BDJ 05 Prioritaskan Lansia dan Disabilitas Jalani Umrah Wajib

Ketua Kloter BDJ 05 Prioritaskan Lansia dan Disabilitas Jalani Umrah Wajib
Pemantauan kesehatan oleh tim kesehatan kloter (Foto: Polin/ Istimewa)

Mekkah-Spektroom: Jamaah lanjut usia (lansia) Kloter BDJ 05 asal Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil menuntaskan rangkaian umrah wajib dengan pendampingan penuh dari petugas kloter. Sebanyak 360 jamaah dengan 31 jamaah lansia dan dengan kebutuhan penanganan khusus mendapatkan layanan pengawalan intensif selama pelaksanaan ibadah di Masjidil Haram.

Ketua Kloter BDJ 05 H Slamet Riyadi menegaskan, seluruh petugas berkomitmen memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tetap terpantau kesehatannya, terutama bagi jamaah lansia yang membutuhkan bantuan mobilitas.

“Alhamdulillah seluruh jamaah lansia y dapat menyelesaikan umrah wajib dengan lancar. Ini berkat kerja sama seluruh petugas kloter yang saling mendukung sejak keberangkatan hingga jamaah kembali ke hotel,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026) siang waktu Arab Saudi saat dikonfirmasi Spektroom.

Pelaksanaan umrah wajib dimulai sekitar pukul 16.45 WAS. Sejak awal, petugas telah membagi tugas di sejumlah titik pelayanan. Ketua kloter bersiaga di Terminal Jabal Ka’bah untuk mengatur mobilitas jamaah pengguna kursi roda, sementara tim kesehatan melakukan pemantauan kondisi fisik jamaah selama thawaf dan sa’i berlangsung.

Pelepasan, pemantauan oleh ketua kloter H Slamet Riyadi. (Foto: Polin/ Istimewa)

Di tengah padatnya aktivitas jamaah di Masjidil Haram, pembimbing ibadah turut memastikan setiap rangkaian ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat, termasuk membantu jamaah dalam penyempurnaan putaran thawaf dan sa’i.

Dengan penuh kesabaran, petugas mendorong jamaah satu per satu melewati lintasan thawaf hingga sa’i. Setelah seluruh proses selesai, jamaah diarahkan kembali menuju Terminal Jabal Ka’bah sebelum diberangkatkan bersama rombongan menuju hotel di kawasan Aziziyah.

Sekitar pukul 19.00 WAS, seluruh jamaah tiba kembali di Hotel Al Hidayah dalam kondisi aman. Tim kesehatan kloter kemudian kembali melakukan pemantauan pascaibadah guna memastikan tidak ada jamaah yang mengalami gangguan kesehatan serius akibat kelelahan.

Ketua kloter juga menyampaikan pesan khusus kepada keluarga jamaah di Palangka Raya dan Kobar agar tetap tenang karena kondisi jamaah secara umum dalam keadaan baik dan terus mendapatkan pendampingan maksimal dari petugas.

“Kami mohon doa dari keluarga di tanah air agar seluruh jamaah selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Insyaallah jamaah terus kami dampingi dan pantau setiap hari,” pintanya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga kondisi fisik, memperbanyak istirahat, menjaga asupan cairan, serta tidak memaksakan diri dalam beraktivitas di luar jadwal ibadah yang telah ditentukan.

Kloter BDJ 05 berangkat dari Embarkasi Banjarmasin, hari Ahad (10/05/2026) menuju Arab Saudi dengan membawa jamaah asal Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kotawaringin Barat.

Berita terkait

Gelar FBIM 2026 Kalteng, Tingkatan Pergerakan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Gelar FBIM 2026 Kalteng, Tingkatan Pergerakan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Palangkaraya - Spektroom: Digelarnya Festival Budaya Insen Mulang (FBIM) 2026, antara lain bertujuan untuk mendorong pengembangan dan pelestarian budaya daerah melalui berbagai panggung atraksi kebudayaan khas Kalimantan Tengah, diantaranya karnaval budaya, permainan rakyat, kuliner tradisional, pertunjukan seni tradisi dan olahraga tradisional. Melalui FBIM 2026, dimaksudkan untuk memperkuat promosi pariwisata Kalimantan

Polin, Anggoro AP