Khamim Tohari Kawal Pendidikan Gratis 9 Tahun : Negara Harus Lindungi Sekolah Swasta

Khamim Tohari Kawal Pendidikan Gratis 9 Tahun :  Negara Harus Lindungi Sekolah Swasta

SPEKTROOM. ID – Kabar menggembirakan datang dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan bahwa pendidikan dasar sembilan tahun, mulai SD hingga SMP atau sederajat, harus digratiskan oleh pemerintah, baik di sekolah negeri maupun swasta. Keputusan yang lahir dari perkara Nomor 3/PUU-XXII/2024 ini disambut hangat oleh Anggota DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, yang menilai langkah MK tersebut sebagai momen bersejarah dan penuh harapan.

Menurut Khamim, keputusan ini bukan sekadar simbol keadilan, melainkan perintah tegas agar negara hadir secara nyata dalam menjamin hak pendidikan setiap anak Indonesia.

“Artinya, MK memberikan perintah kepada Pemerintah Pusat dan Daerah untuk menjamin terselenggaranya wajib belajar 9 tahun tanpa biaya, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ujar Khamim, Sabtu ( 31/5/2025 ).

Politisi yang dikenal vokal dalam isu pendidikan ini menyatakan bahwa kebijakan tersebut adalah dorongan moral dan politik agar tidak ada lagi anak yang terhambat bersekolah hanya karena persoalan ekonomi.

Namun demikian, Khamim juga menyoroti tantangan pelaksanaan di lapangan, terutama pada sekolah swasta yang selama ini bertumpu pada iuran siswa. Ia menekankan pentingnya kejelasan mekanisme pendanaan agar sekolah swasta tidak dirugikan.

“Swasta selama ini andalkan iuran. Kalau sekarang gratis, ya pemerintah harus hadir penuh – dari gaji guru, operasional, sampai perawatan gedung. Seperti apa teknisnya, kita tunggu dari pusat,” jelasnya.

Khamim juga mendorong agar sumber dana pendidikan bisa berasal dari APBN maupun APBD, tergantung kewenangan dan cakupan wilayah. Baginya, yang terpenting adalah prinsip keadilan tetap dijaga dan implementasi tidak setengah hati.

“Pendidikan adalah hak, bukan lagi harapan. Jangan sampai sekolah swasta malah jadi korban dari kebijakan yang sejatinya mulia,” tambahnya.

Dukungan terhadap keputusan MK ini bukan hanya soal kebijakan, tapi juga cermin dari perjuangan wakil rakyat seperti Khamim Tohari yang terus mengawal isu-isu mendasar untuk masa depan generasi muda.

Dengan semangat ini, Khamim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal realisasi pendidikan gratis sembilan tahun, karena menurutnya, “masa depan Indonesia ada di ruang-ruang kelas, bukan di luar pagar sekolah.” Pungkasnya. ( Eno).

Berita terkait

Prof. Henry: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Melakukan Kejahatan

Prof. Henry: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Melakukan Kejahatan

Jakarta – Spektroom : Pakar Hukum Prof. Henry Indraguna, menegaskan negara tidak boleh membiarkan kemiskinan, tekanan sosial, dan rendahnya kepercayaan publik terhadap penegakan hukum menjadi pemicu maraknya aksi main hakim sendiri atau eigenrichting. Peringatan disampaikan, menyikapi peristiwa seorang pria meninggal dunia akibat diamuk massa di Bali dan kejadian serupa di kawasan Matraman,

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Harus Dijalankan Secara Kolaboratif

Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Harus Dijalankan Secara Kolaboratif

Bandarlampung - Spektroom: Penguatan perlindungan perempuan dan anak menjadi salah satu agenda prioritas Pemerintah Provinsi Lampung yang terus dibangun melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut mengemuka pada Rapat Koordinasi Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA), Forum Anak Daerah, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat

Anggoro AP
Lobi Bupati Annisa di Kementan Berbuah Manis, Dharmasraya Kantongi Bantuan Alsintan Senilai Belasan Miliar Rupiah

Lobi Bupati Annisa di Kementan Berbuah Manis, Dharmasraya Kantongi Bantuan Alsintan Senilai Belasan Miliar Rupiah

Jakarta–Spektroom : Upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperkuat sektor pertanian kembali membuahkan hasil. Melalui audiensi dengan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani berhasil membawa pulang tambahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung kegiatan pra panen, antisipasi kekeringan, hingga penanganan pascapanen. Pertemuan berlangsung di Gedung Kementerian

Riswan Idris, Bian Pamungkas
67 Putra-Putri Terbaik Sawahlunto Mulai Digembleng Jadi Paskibra, Disiapkan Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

67 Putra-Putri Terbaik Sawahlunto Mulai Digembleng Jadi Paskibra, Disiapkan Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Sawahlunto resmi memulai pemusatan latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Sawahlunto yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (27/7/26). Sebanyak 67 pelajar terbaik dari berbagai SMA, SMK, dan MA di kota tersebut mulai menjalani latihan

Riswan Idris, Bian Pamungkas
ссс