Khofifah Dan Emil Sambut Valen Juara D Akademi 2025 Di Grahadi.

Khofifah Dan Emil Sambut Valen Juara D Akademi 2025 Di Grahadi.
​Gubernur dan Wagub jatim juga masyarakat yang hadir di Halaman Gedung Negara Grahadi untuk menyambut Juara D Akademi Valen dari Pamekasan. Foto / pemprov jatim.

Spektroom - Dentuman Musik Ul Daul ( musik tradisional Pamekasan) menggema di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (1 / 1 / 2026 ). Pagi itu, suasana Grahadi tak seperti biasanya. Wajah-wajah bahagia, sorak penggemar, dan balutan budaya Madura menyatu menyambut satu nama yang tengah menjadi kebanggaan Jawa Timur: Achmad Valen Akbar, Juara D’Academy 7.

Mengawali hari pertama tahun 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menggelar penyambutan khusus bagi Valen. Sang Juara bahkan diarak menggunakan kendaraan Sekar Kedaton, diiringi Musik Tradisional, sebagai simbol kehormatan dan rasa bangga masyarakat Jawa Timur atas prestasinya.

Di antara lautan warga yang hadir, Valen tampak haru. Dari panggung Kompetisi Nasional hingga halaman Grahadi, langkahnya kini menjadi inspirasi bagi banyak anak muda, bahwa mimpi besar bisa lahir dari mana saja, termasuk dari Pamekasan, Madura.

Di hadapan Valen dan para penggemarnya, Gubernur Khofifah menyampaikan doa dan pesan penuh makna. Bagi Khofifah, kemenangan Valen bukan sekadar prestasi seni, tetapi juga amanah masa depan.

“Teruslah berkarier di musik, tapi jangan tinggalkan pendidikan. Bermusik sambil sekolah, hingga kuliah,” pesan Khofifah lembut namun tegas.

Lebih dari itu, ia menekankan nilai yang menjadi fondasi masyarakat Jawa Timur: kesantunan, kesalehan, dan bakti kepada orang tua.

“Hormati kedua orang tuamu. Jaga kesantunan. Kesalehan itu penting untuk menjaga kesuksesan. Kita doakan Valen menjadi anak yang sukses dan saleh,” tuturnya, disambut tepuk tangan warga.

Bagi Khofifah, Valen bukan hanya Juara Kompetisi Televisi. Ia adalah Juara bagi Jawa Timur. Prestasinya menjadi kebanggaan bersama, sekaligus bukti bahwa ikhtiar, doa, dan kerja keras mampu membuka jalan keberhasilan.

“Mari kita awali tahun 2026 dengan ikhtiar dan doa. Kesuksesan harus diiringi keberkahan,” ajaknya.

Kebanggaan serupa disampaikan tokoh Pamekasan, Khairil Hidayat. Ia menilai Valen telah mengharumkan nama daerah dan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di jalur seni.

“Teruslah rendah hati dan jadilah inspirasi bagi pemuda-pemuda lain,” pesannya.

Sementara itu, Valen sendiri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengaku dukungan dan doa dari Gubernur, Wakil Gubernur, serta masyarakat Jawa Timur menjadi kekuatan besar hingga ia mampu meraih Gelar Juara.

“Terima kasih tak terhingga kepada Ibu Gubernur dan Pak Wagub yang terus mendoakan dan mendukung langkah saya,” ucap Valen dengan mata berbinar.

Sebagai penutup, Valen membalas cinta masyarakat dengan suara emasnya. Lima lagu andalan Terkesima, Perjuangan dan Doa, hingga Keramat mengalun, membuat halaman Grahadi berubah menjadi ruang perayaan penuh kehangatan.

Di antara penonton, Niswati, warga Bulak Banteng Surabaya, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Datang bersama suami dan anaknya, ia merasa mimpinya terwujud.

“Biasanya cuma lihat di TV, sekarang bisa lihat langsung. Terima kasih Ibu Gubernur,” ujarnya tersenyum.

Hal serupa dirasakan Wahyu Dwi, seorang pengemudi ojek daring yang hadir bersama putri kecilnya. Baginya, momen ini adalah kebanggaan yang tak terlupakan.

“Bangga sekali bisa lihat langsung Valen, kebanggaan Jawa Timur. Terima kasih Ibu Khofifah,” tuturnya.( Agus Suyono)

Berita terkait