Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo, Siapkan Ritual Sambut Tahun Baru Imlek 2026

Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo, Siapkan Ritual Sambut Tahun Baru Imlek 2026
Klenteng Tien Kok Sie, Pasar Gede, Solo. ( Foto: Ciptati Handayani)

Spektroom - Suasana penyambutan Tahun baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Klenteng Tien Kok Sie, Pasar Gede, Solo mulai terlihat. Tahun baru Imlek ini akan jatuh pada tanggal 17 Februari 2026 mendatang.

Pantauan Spektroom, di Kelenteng yang juga bernama Vihara Alokiteswara ini, Sabtu (24/1/2026), suasana nampak makin semarak dengan hiasan lampion dan lilin serba merah. Beberapa pekerja juga terlihat membersihkan setiap sudut bangunan Klenteng. Terlihat pula beberapa umat secara perorangan juga melakukan ritual di altar pemujaan. Ini menandakan aktifitas di tempat ibadah itu berjalan baik dan lancar.

Pada dinding pintu masuk terlihat dengan jelas Pengumuman atau Pemberitahuan, tentang penyelenggaraan acara ritual Pao Oen/ Ci Suak.

Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa Klenteng Tien Kok Sie mengadakan ritual Pao Oen/ Ci Suak dalam rangka Puja Pelita, yang akan dipimpin para Sangha Agung Indonesia.

Ritual digelar mulai Sabtu sore 7 Februari 2026 pukul 17.30 sampai selesai dengan agenda menaikkan persembahan dan Niencing bersama. Sedangkan keesokan harinya Minggu 8 Februasi 2026, serangkaian ritual dibagi dalam 5 jadwal, dimulai pagi hari  pukul 05.00, 07.30, 09.30, 10.30, dan pukul 12.00 WIB.

Kepada warga dan umat sedharma dapat mengikuti acara ritual dengan segera mendaftar, mengingat ritual dengan penyalaan lampu minyak dan lilin itu akan dilakukan pada 7 Februari atau 15 hari sebelum malam tahun baru Imlek.  

Sebagaimana diketahui, Penyalaan Puja Pelita atau Thiam Ting di Klenteng Tien Kok Sie, Pasar Gede, Solo, merupakan tradisi penyalaan ratusan lampu minyak dan lilin saat malam Tahun Baru Imlek. Ritual ini melambangkan harapan akan jalan terang, berkah, dan rezeki tanpa halangan di tahun baru, bahkan menyalakan ratusan lilin suci. 

Klenteng yang juga bernama Vihara Alokiteswara ini, merupakan tempat ibadah bagi tiga agama yaitu Konghucu, agama Budha, dan Taoisme. Tempat ibadah ini didirikan pada tahun 1745 oleh masyarakat Tionghoa yang bertempat tinggal di kompleks pecinan Pasar Gede Solo. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Grebeg Suro ke-14 Dibuka, Pemkot Sawahlunto Tegaskan Komitmen Rawat Keberagaman Budaya

Grebeg Suro ke-14 Dibuka, Pemkot Sawahlunto Tegaskan Komitmen Rawat Keberagaman Budaya

Sawahlunto– Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto menegaskan komitmennya dalam menjaga keberagaman budaya melalui pembukaan Festival Muharram Grebeg Suro ke-14 di kawasan Taman Silo Sawahlunto, Selasa (16/6/2026), sebagai rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra membuka secara resmi Festival Muharram Grebeg Suro ke-14 yang diselenggarakan

Riswan Idris, Buang Supeno
Rp12 Miliar Digelontorkan, Pemprov Kepri Sulap Taman Gurindam 12 Jadi Wajah Baru Ibu Kota

Rp12 Miliar Digelontorkan, Pemprov Kepri Sulap Taman Gurindam 12 Jadi Wajah Baru Ibu Kota

Kepri - Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2026 untuk melanjutkan penataan kawasan Taman Gurindam 12 di Tepi Laut, Kota Tanjungpinang. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi wajah baru ibu kota provinsi sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM. Kepala Dinas

Desmawati, Buang Supeno
Bupati Madiun: Data Valid Jadi Kunci Pelayanan Cepat dan Tepat Sasaran

Bupati Madiun: Data Valid Jadi Kunci Pelayanan Cepat dan Tepat Sasaran

Madiun-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Edukasi Publik Peningkatan dan Tertib Administrasi Kependudukan sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pembaruan data kependudukan yang akurat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Madiun tersebut diikuti para camat, kepala seksi pelayanan kecamatan

Moch Haryono, Buang Supeno
Pramuka Maluku Utara Didorong Bertransformasi Digital, Wagub Sarbin: Tinggalkan Program yang Tak Berdampak

Pramuka Maluku Utara Didorong Bertransformasi Digital, Wagub Sarbin: Tinggalkan Program yang Tak Berdampak

Sofifi-Spektroom : Wakil Gubernur Maluku Utara sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara di Aula Bidadari Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, Sofifi, Senin sore (15/6/2026). Rakerda yang berlangsung selama

Nanang Adrany, Buang Supeno