Kolaborasi Lintas Sektor Serta Dukungan Masyarakat Jadi Faktor  Keberhasilan Pengamanan Masa Angkutan Lebaran 2026

Kolaborasi Lintas Sektor Serta Dukungan Masyarakat Jadi Faktor  Keberhasilan Pengamanan Masa Angkutan Lebaran 2026
Keterangan Pers disela Peninjauan situasi Kamtibmas di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan (Foto Biro Adpim Lampung).

Lampung Selatan - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam peninjauan langsung situasi keamanan, ketertiban masyarakat, serta kelancaran arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (28/3/2026).


Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya memastikan arus mudik dan balik tetap berjalan aman dan terkendali, meskipun secara resmi Operasi Ketupat telah ditutup pada 25 Maret 2026. 


Polri bersama seluruh pemangku kepentingan tetap siaga mengawal mobilitas masyarakat yang masih berlangsung.


Rangkaian kegiatan dimulai dari Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni, di mana Kapolri menerima paparan terkait kondisi terkini arus penumpang dan kendaraan, serta strategi pengamanan lintas sektor yang telah diterapkan. 


Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah titik krusial, mulai dari rest area, terminal keberangkatan, hingga dermaga, termasuk memastikan langsung kondisi penumpang di dalam kapal di Dermaga 2.


Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda dan Menhub atas keberhasilan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik tahun ini.


Meski terjadi peningkatan volume arus penumpang dan kendaraan secara signifikan, pelaksanaan mudik dan balik di Provinsi Lampung tetap berlangsung lancar, tertib, dan terkendali, sehingga masyarakat dapat merasakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman.


Pemprov Lampung juga mencatat capaian penting berupa penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan, serta tidak ditemukannya kasus kriminalitas berat seperti begal di jalur utama mudik dan balik.


"Keberhasilan ini merupakan hasil dari penyempurnaan sistem rekayasa lalu lintas yang terus dievaluasi setiap tahun, mulai dari pengaturan jalur, manajemen waktu penyeberangan, hingga penguatan patroli dan pengamanan terpadu" ujar Gubernur Mirza dalam keterangan persnya disela peninjauan.


Selain itu, kolaborasi lintas sektor antara Polri, Kementerian Perhubungan, TNI, pemerintah daerah, serta dukungan penuh masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan pengamanan tahun ini.


Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya soal kelancaran arus, tetapi juga mencerminkan meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat.


"Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci. Dari kelancaran mudik dan balik ini, kita belajar membangun disiplin, rasa aman, dan saling percaya sebagai pondasi menuju Indonesia Emas,” ujar Gubernur.


Pemprov Lampung berharap semangat kebersamaan dan sinergi ini dapat terus dijaga, tidak hanya pada momentum Hari Raya, tetapi juga dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah ke depan, demi terwujudnya Lampung yang aman, maju, dan berdaya saing.(@Ng).

Berita terkait