Kolaborasi Polisi dan Warga: Demplot Jagung 1,5 Ha Jadi Contoh Ketahanan Pangan

Kolaborasi Polisi dan Warga: Demplot Jagung 1,5 Ha Jadi Contoh Ketahanan Pangan
Kapolsek Menyuke Landak dan anggotanya berbaur dengan warga masyarakat melaksanakan penanakan jagung diareal demplot. (Foto: Humas Polsek Menyuke)

Spektroom – Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Polsek Menyuke memilih turun langsung ke lapangan.

Pada Jumat , (14/11/ 2025) Kapolsek Menyuke, AKP Aswin Mahawan, S.H., M.H., bersama anggotanya, memulai penanaman jagung di lahan demplot seluas 1,5 hektare di Dusun Pemantas, Desa Darit, Kecamatan Menyuke.

Pagi itu, suasana lahan milik Saudara Dwi Permana terasa berbeda. Beberapa personel Polsek tampak memeriksa kondisi tanah, sebagian lainnya ikut membersihkan gulma sebelum penanaman dimulai.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi turut hadir, menyaksikan bagaimana aparat kepolisian terlibat langsung dalam kegiatan yang biasanya dikerjakan petani.

Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, melalui Kapolsek Menyuke, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan Polsek terhadap upaya pemerintah mencapai swasembada pangan.

Sebanyak 10 kilogram bibit jagung disiapkan dan ditanam di lahan demplot tersebut.

“Ini adalah contoh nyata dari program ketahanan pangan yang dilakukan oleh Polsek Menyuke dalam mendukung program pemerintah,” ujar Kapolsek saat ditemui di sela kegiatan.

Ia menilai, keterlibatan polisi dalam sektor pertanian bukan hanya soal menanam, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan produktif.

Menurut Kapolsek, keberhasilan ketahanan pangan tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Karena itu, kerja sama antara kepolisian dan masyarakat menjadi sangat penting.

Ia berharap demplot jagung seluas 1,5 hektare ini dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi warga sekitar untuk turut mengembangkan pertanian, terutama tanaman jagung yang memiliki nilai ekonomi cukup baik.

Kegiatan penanaman tersebut juga dirangkai dengan briefing internal, pengecekan kualitas tanah, hingga pembersihan area yang akan ditanami.

Semua dilakukan secara gotong royong, menciptakan suasana kebersamaan antara polisi dan masyarakat.

Di balik kegiatan yang terlihat sederhana ini, tersimpan harapan besar: produksi jagung lokal terus meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, dan masyarakat terdorong untuk mengembangkan lahan pertanian secara mandiri.

Jika demplot percontohan ini berhasil, Polsek Menyuke berharap dapat memperluas kerja sama serupa dengan warga lainnya.

Langkah kecil dari Dusun Pemantas ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi ketahanan pangan Kabupaten Landak, sekaligus menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga turut hadir dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita terkait

PPD 2025,  Lampung Raih Provinsi Terbaik Ketiga dan Masuk Lima Besar Terbaik Nasional

PPD 2025,  Lampung Raih Provinsi Terbaik Ketiga dan Masuk Lima Besar Terbaik Nasional

Spektroom - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, Knowledge Sharing Praktik Baik dan Penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah  (PPD) Tahun 2025,  bertempat di Ruang DH 3-5 Kantor Bappenas Republik Indonesia Jakarta Pusat dan disiarkan secara langsung di kanal YouTube Bappenas RI, Senin (15/12/2025). Knowledge

Anggoro AP