Sambut HUT RI Ke 81 Polwan Polda Maluku dan Jemaat GPM Soya, Sosialisasi Perkuat Literasi Digital

Sambut HUT RI Ke 81 Polwan Polda Maluku dan Jemaat GPM Soya,  Sosialisasi Perkuat Literasi Digital
Polwan Polda Maluku dan Jemaat GPM Negeri Soya sosialisasi Perkuat Literasi Digital (foto Humas Polda Maluku).

Ambon - Spektroom: Menyongsong peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat mengisi kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan mempersiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan zaman, termasuk ancaman di ruang digital.

Semangat tersebut diwujudkan Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi dan Nasional (HBGN) Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Soya Klasis Pulau Ambon Tahun 2026 melalui kolaborasi bersama Polwan Polda Maluku dalam kegiatan sosialisasi tentang cyber bullying dan cyber pornografi bagi anak tanggung dan remaja Jemaat GPM Soya dengan menghadirkan Narasumber Ps. Panit Subdit V Ditreskrimsus Polda Maluku, Iptu Sofia. CH.E Alfons, SH, MH. Minggu (16/8/2026).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 227 peserta, yang terdiri dari anak tanggung dan remaja berusia 11 hingga 16 tahun, serta 18 orang pengasuh/pembina Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) dari masing-masing sektor pelayanan Jemaat GPM Soya.

Kehadiran ratusan peserta tersebut menunjukkan besarnya perhatian gereja terhadap pentingnya membekali generasi muda sejak dini dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

Ps. Panit Subdit V Ditreskrimsus Polda Maluku, Iptu Sofia. CH.E Alfons mengatakan, pada usia 11 hingga 16 tahun, anak dan remaja semakin aktif berinteraksi dengan media sosial dan berbagai platform digital, sehingga membutuhkan pemahaman mengenai etika bermedia sosial, perlindungan diri, kesadaran hukum, serta kemampuan mengenali berbagai risiko di ruang siber.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan generasi muda di era digital, sekaligus momentum menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dengan memperkuat literasi digital, kesadaran hukum, karakter, serta tanggung jawab sosial generasi muda gereja" ujarnya.

Kemerdekaan di era digital, menurut Iptu Sofia. dalam konteks ini, tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan menggunakan teknologi, tetapi juga sebagai kemampuan untuk menggunakan kebebasan tersebut secara bertanggung jawab, menghormati hak orang lain, menjaga martabat diri, serta tidak terjerumus menjadi korban maupun pelaku kejahatan di ruang siber.

Sementara Ketua Seksi Acara Panitia HBGN Jemaat GPM Soya, Dr. Mercy Florence Halamury, M.Pd.K., mengatakan pembinaan generasi muda gereja harus mampu menjawab tantangan perkembangan zaman, termasuk ancaman yang muncul akibat semakin luasnya penggunaan teknologi digital.

“Generasi muda kita hidup dalam dua ruang sekaligus, yaitu ruang nyata dan ruang digital. Karena itu, pembinaan gereja juga harus hadir di ruang digital" ujarnya menjelaskan.

Menurutnya, dalam momentum menyongsong HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, untuk memaknai kemerdekaan dengan mempersiapkan generasi muda yang merdeka dalam berpikir, tetapi tetap memiliki karakter, iman, kesadaran hukum dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Menurutnya, cyber bullying dan cyber pornografi bukan persoalan sederhana karena dampaknya dapat menyentuh aspek psikologis, sosial, pendidikan, moral, hingga persoalan hukum.

“Kita perlu membangun kesadaran sejak dini bahwa setiap aktivitas di ruang digital memiliki konsekuensi. Apa yang diunggah, dikomentari, direkam maupun dibagikan dapat meninggalkan jejak digital dan berdampak terhadap diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

Mercy menilai generasi muda merupakan salah satu kekuatan penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk pembinaan yang relevan dengan kehidupan generasi saat ini.(EM)

Berita terkait

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Ambon-Spektroom: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan, kesehatan, kedamaian, dan keberlanjutan kota. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat upacara peringatan HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026). Mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik, Dari MPP hingga Zona Integritas

Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik, Dari MPP hingga Zona Integritas

Jakarta–Spektroom : Transformasi pelayanan publik terus didorong pemerintah untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, berkualitas, dan berintegritas bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari penguatan pelayanan terintegrasi melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), pengembangan inovasi, digitalisasi dan pelayanan omnikanal, hingga pembangunan Zona Integritas (ZI). Menteri Pendayagunaan Aparatur

Eva Moenandar, Rafles
Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Jakarta-Spektroom : Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memblokir 7.908 iklan lowongan kerja luar negeri fiktif selama periode Januari hingga Agustus 2026. Ribuan konten penipuan tersebut diturunkan melalui patroli siber gabungan. Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat, khususnya pencari kerja

Rafles