Komang Koheri: Keberagaman di Lampung Tengah Merupakan Kekuatan Besar Yang Harus Terus Dijaga
Lampung Tengah- Spektroom : Komitmen memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama kembali ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, saat menghadiri kegiatan Dharma Shanti (Simakrama/Halal Bihalal) dalam rangka Hari Raya Nyepi Caka 1948 Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) ke-38, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lampung Tengah tersebut berlangsung di Sesat Agung Nuwo Balak Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di Gunung Sugih.
Nampak hadir Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, jajaran Forkopimda, tokoh agama, organisasi keagamaan, serta umat Hindu se-Kabupaten Lampung Tengah.
Dalam sambutannya, H. Maryan Hasan menekankan bahwa Dharma Shanti bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat jalinan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
“Dharma Shanti menjadi ruang refleksi bersama untuk saling memaafkan, mempererat kebersamaan, serta memperkokoh harmoni sosial dalam bingkai kebhinekaan,” ujarnya.
Maryan Hasan juga memberikan apresiasi atas kontribusi aktif PHDI dan WHDI dalam menjaga stabilitas kerukunan umat beragama di Lampung Tengah.
Menurutnya, peran organisasi keagamaan sangat vital dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan damai. Lebih lanjut, Maryan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan moderasi beragama, sekaligus memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa.
Sementara itu, dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan bahwa keberagaman yang dimiliki Lampung Tengah merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga bersama.
“Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang memperkuat persatuan. Melalui momentum Dharma Shanti ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati, dan bergandengan tangan dalam membangun Lampung Tengah yang aman dan harmonis,” ungkapnya.
Komang Koheri menilai kontribusi aktif umat Hindu selama ini dalam menjaga kondusivitas daerah serta mendukung program pembangunan pemerintah, harus terus dijaga agar kerukunan umat beragama di Lampung Tengah semakin terikat.
Kegiatan yang mengangkat tema "Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju" fokus pada Pemberdayaan Perempuan dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas, di ikuti dengan Bhakti sosial berupa Chek Kesehatan Gratis dan Donor Darah.
Perayaan Dharma Shanti Nyepi Tahun Saka 1948, yang dibuka oleh Staff Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan Hukum & Politik Achmad Saefullah ini juga diisi Dharma Wacana oleh Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharya Nanda yang menyampaikan nilai-nilai keagamaan Hindu, sejarah, dan moderasi beragama. (@Ng).