Trending

Puncak Arus Balik Lebaran di Bandara YIA Diprediksi Terjadi H+8

Puncak Arus Balik Lebaran di Bandara YIA  Diprediksi Terjadi H+8
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Terjadi H+8 di Bandara YIA. (Foto : Fatmawati).

Yogyakarta -Spektroom :
PT Angkasa Pura Indonesia memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, terjadi pada H+8 atau Minggu (29/3/2026).

Branch Communication and CSR Department Head YIA, Anita Herawati, menyampaikan bahwa jumlah penumpang pada hari tersebut diproyeksikan mencapai 7.920 orang datang dan 9.156 orang berangkat. Sementara itu, pergerakan pesawat tercatat sebanyak 52 penerbangan kedatangan dan 53 penerbangan keberangkatan.

“Arus penumpang hari ini menjadi puncak arus balik kedua selama periode Lebaran,” ujar Anita melalui pesan singkat, Minggu (29/3/2026).

Sebelumnya, puncak arus mudik terjadi pada 15 Maret 2026 dengan total 16.407 penumpang. Sedangkan pada 27 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 15.831 orang dengan total 97 pergerakan pesawat.

Untuk rute penerbangan, destinasi tersibuk masih didominasi jalur YIA menuju Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng). Selain itu, sejumlah rute lain yang juga ramai antara lain penerbangan menuju Makassar (Ujung Pandang), Balikpapan, dan Pekanbaru.

Anita menjelaskan, fenomena Lebaran tahun ini menunjukkan adanya perubahan pola mobilitas masyarakat. Jika perjalanan mudik cenderung lebih fleksibel, arus balik justru lebih terkonsolidasi.

“Peningkatan arus balik tahun ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat. Perjalanan mudik lebih fleksibel, sedangkan arus balik cenderung terkonsolidasi karena adanya kepastian waktu untuk kembali bekerja dan beraktivitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada masa arus balik, pergerakan masyarakat cenderung terjadi secara bersamaan sehingga menyebabkan lonjakan penumpang lebih tinggi.

Sementara itu, General Manager Bandara YIA, Ruly Artha, sebelumnya memproyeksikan total pergerakan penumpang selama musim libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah periode 13–30 Maret 2026 mencapai 259.491 orang. Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 2,2 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.*(Fatmawati)*

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP