Komitmen IBITEK Bersama BNN Wujudkan Kampus Bersih dari Narkoba

Komitmen IBITEK Bersama BNN Wujudkan Kampus Bersih dari Narkoba
Dr Yanuar Bachtiar SE MSi, Rektor Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK).(Foto Junaidi/Soektroom)

Banjarmasin-Spektroom : Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap tanggal 26 Juni, Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK) menggencarkan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari narkoba. Langkah promotif dan preventif ini dilakukan secara konsisten untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.

Rektor IBITEK, Dr. Yanuar Bachtiar, S.E., M.Si., menegaskan bahwa dunia pendidikan harus berada di garis depan dalam memerangi narkoba. Menurutnya, mahasiswa merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai macam gangguan dan persoalan, termasuk penyalahgunaan narkoba.

"Untuk itu, kami di dalam kampus membentuk semacam tim khusus yang terus menjaga agar kampus IBITEK bisa bersih dari narkoba, baik terkait penggunaan, penyebaran, maupun hal lain yang berkaitan dengannya," ujar Yanuar di Pontianak, Sabtu (20/6/2026).

Sebagai langkah preventif, IBITEK sangat selektif dan mengintensifkan imbauan waspada narkoba sejak tahap skrining data dan wawancara bagi calon mahasiswa baru, khususnya bagi para penerima beasiswa. Selain itu, pada masa Pengenalan Kampus, IBITEK secara rutin menghadirkan narasumber ahli untuk memberikan pencerahan terkait bahaya narkoba kepada para mahasiswa baru.

Dalam menjalankan program ini, IBITEK turut bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BNNP Kalsel). Secara berkala, BNNP memberikan pembaharuan pengetahuan tentang pencegahan narkoba kepada tim khusus yang dibentuk oleh pihak kampus.

"Kami sangat mengapresiasi pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan yang melibatkan IBITEK untuk bersama-sama memerangi narkoba," ungkap Yanuar.

Dr Yanuar Bachtiar SE MSi, Rektor Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK).(Foto Junaidi/Soektroom)

Lebih lanjut, Yanuar berpesan bahwa pencegahan utama harus dimulai dari kesadaran individu. Ia mengimbau seluruh masyarakat kampus IBITEK, baik mahasiswa maupun tenaga pendidik, untuk terus membentengi diri dengan pengetahuan bahaya narkoba serta memperdalam pemahaman agama masing-masing

"Mudah-mudahan kita ada benteng. Benteng ini ada pada individu. Sejauh mana dia mampu memerangi narkoba dari diri sendiri," pesan Yanuar.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang dicetuskan oleh PBB merupakan bentuk keprihatinan global terhadap bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika. Melalui langkah nyata yang konsisten dari civitas academica seperti IBITEK, diharapkan target terciptanya masyarakat yang sehat dan bersih dari narkoba dapat tercapai


Berita terkait

BKPSDM Banyumas Hadirkan Program Jempol Serasi, Dekatkan Layanan Kepegawaian pada ASN

BKPSDM Banyumas Hadirkan Program Jempol Serasi, Dekatkan Layanan Kepegawaian pada ASN

Banyumas-Spektroom: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banyumas meluncurkan program Jemput Bola Serap Aspirasi (Jempol Serasi) sebagai upaya mendekatkan layanan kepegawaian kepada aparatur sipil negara (ASN) di seluruh wilayah kecamatan selama tahun 2026. Kepala BKPSDM Kabupaten Banyumas, Eko Prijanto, mengatakan program tersebut dirancang untuk memudahkan ASN memperoleh

Bian Pamungkas
Jaga Keterjangkauan Harga, Pemprov NTB Gelar GPM Hingga Ke Ujung Lombok Barat

Jaga Keterjangkauan Harga, Pemprov NTB Gelar GPM Hingga Ke Ujung Lombok Barat

Mataram-Spektroom : Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Hutan Nuraksa Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mendekatkan akses bahan pokok murah kepada masyarakat di wilayah pelosok. Kepala Bidang Ketersediaan dan

Marsam Putrangga, Julianto