Koordinasi Layanan Informasi Cuaca untuk Penerbangan di Maluku Utara, BMKG Gelar Focus Group Discussion

Koordinasi Layanan Informasi Cuaca untuk Penerbangan di Maluku Utara, BMKG Gelar Focus Group Discussion
Focus Group Discussion dengan para pemangku kepentingan di Maluku Utara. (Foto: BMKG)

Ternate–Spektroom : Dalam memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan di Maluku Utara, BMKG stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Sosialisasi Informasi Meteorologi Penerbangan dan Koordinasi Pengguna Layanan," Selasa (11/8/2026).

FGD yang dilakukan ini untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan informasi cuaca dalam mendukung keselamatan serta kelancaran penerbangan di Maluku Utara melibatkan para stakeholder penerbangan, mulai dari Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU), maskapai penerbangan hingga pihak terkait lainnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Desindra Deddy Kurniawan, pada kegiatan tersebut mengatakan kegiatan yang dilakukan ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi antar stakeholder dalam memberikan pelayanan penerbangan.

"Kami mengundang semua stakeholder yang berkaitan dengan penerbangan di Maluku Utara ikut dalam kegiatan ini," ujar Desindra.

Ia juga mengatakan, para stakeholder diantaranya pengelola bandara dari Ternate, Labuha, Sanana, Galela dan sejumlah bandara lainnya, termasuk perwakilan maskapai seperti Garuda dan Lion Air.

FGD yang dilakukan ini kata Desindra dapat menjadi sarana bagi BMKG untuk memperoleh masukan dari para pengguna layanan. Selama ini BMKG memberikan informasi meteorologi kepada stakeholder penerbangan, karena selama ini telah disampaikan informasi, namun harus dipastikan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara tepat.

Peningkatan pemahaman terhadap informasi cuaca sangat penting dan harus dapat dipahami dengan baik oleh pengguna, terutama informasi cuaca yang berkaitan langsung dengan operasional penerbangan. Kepala UPBU Sultan Baabullah Ternate, Sigit Budiarto, menilai kegiatan yang dilakukan menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pengelola bandara dan BMKG.

Menurutnya, informasi cuaca merupakan salah satu kebutuhan utama dalam mendukung operasional penerbangan. Informasi meteorologi semakin penting di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Karena itu, sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan BMKG dinilai memberikan manfaat tidak hanya bagi pengelola bandara dan maskapai, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna jasa penerbangan.

Berita terkait

PMI Jember Bekali Relawan dengan Manajemen Tanggap Darurat Bencana

PMI Jember Bekali Relawan dengan Manajemen Tanggap Darurat Bencana

Jember-Spektroom : Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus memperkuat kapasitas relawan untuk menghadapi potensi bencana, terutama memasuki musim hujan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengirimkan Nur Alfiah, relawan Korps Sukarela (KSR) PMI Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, mengikuti Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) yang diselenggarakan PMI Jawa Timur. “Peningkatan kapasitas relawan

Budi Sucahyono, Julianto