Koperasi Berkah Ummat Al-Musyarrofah Cianjur Terima Pemberian Modal Kerja

Koperasi Berkah Ummat Al-Musyarrofah Cianjur Terima Pemberian Modal Kerja

Spektroom - Pemberian Modal Kerja kepada mitra usaha   Koperasi Berkah Ummat Al- Musyarorrofah Cianjur adalah untuk penguatan ekonomi umat.Hal itu merupakan komitmen  Kementerian Koperasi dalam menggerakkan ekonomi umat melalui penguatan lembaga ekonomi pesantren.

"Komitmen Kemenkop untuk terus mendampingi dan memberdayakan koperasi di pesantren sebagai sokoguru ekonomi umat,” ujar Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Farida menegaskan, keberadaan koperasi di pesantren tidak hanya bermanfaat bagi penghuni pesantren, tetapi juga berdampak positif pada masyarakat sekitar. "Pondok pesantren (ponpes) adalah ekosistem ekonomi yang harus didampingi dan dikembangkan agar mampu berkontribusi lebih luas," ujarnya.

Farida menyampaikan, Kemenkop saat ini tengah fokus membina sekitar 360 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di Kabupaten Cianjur. Pelatihan dan pendampingan diberikan secara intensif agar koperasi-koperasi tersebut dapat berkembang dan berdaya saing.

"Kami berharap para pengurus koperasi desa dan kelurahan bisa bermitra dan berkolaborasi dengan koperasi ponpes yang sudah lebih maju,” katanya.

Salah satu contoh keberhasilan yang disampaikan adalah Koperasi Ponpes Sunan Drajad di Lamongan, Jawa Timur, yang telah berkembang menjadi pusat distribusi dengan omzet mencapai Rp 350 miliar. “Keberhasilan ini dicapai berkat komitmen pengurus untuk mengelola koperasi secara profesional dan konsisten mendapatkan pendampingan dari Kemenkop,” ungkapnya.

Menurut Farida, ponpes sejak dulu sudah mandiri, namun kehadiran Pemerintah melalui Kemenkop diharapkan dapat memperkuat dan memperluas kemandirian tersebut, terutama dalam aspek ekonomi.

"Kami ingin mengajak pesantren yang belum memiliki koperasi atau unit usaha untuk mulai mengelola bisnis secara profesional agar bisa tumbuh besar seperti badan usaha lainnya," tuturnya.

Selain itu, Farida menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan akses pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang dapat memberikan pinjaman hingga ratusan miliar rupiah bagi koperasi yang memenuhi syarat.

Dia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi pesantren yang kuat dan berkelanjutan. Tak lupa Farida juga menitipkan harapan agar Koperasi Berkah Ummat Al-Musyarrofah di Cianjur dapat terus didampingi dan dikembangkan agar mampu meniru kesuksesan koperasi Sunan Drajad.

"Kami di Kemenkop akan terus berupaya mendampingi koperasi ponpes di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya membangkitkan koperasi sebagai ekonomi umat," ucap Farida.

Berita terkait

Perpukadesi Tidak Boleh Terlibat Pada Politik Praktis & Intervensi Terhadap Kebijakan Pemerintah

Perpukadesi Tidak Boleh Terlibat Pada Politik Praktis & Intervensi Terhadap Kebijakan Pemerintah

Jakarta Selatan - Spektroom: Kepala Badan Penghubung Provinsi Lampung, Yos Sailendra, menghadiri pengukuhan dewan pengurus Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi) periode 2026-2031, bertempat di Auditorium Lantai 2 Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta Pusat, Senin, (4/5/2026). Usai pengukuhan Ketua Umum Perpukadesi, Bibit Waluyo, dalam sambutannya menjelaskan Perpukadesi merupakan

Anggoro AP
Gubernur Kepri: Pemerintah Berkomitmen Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu untuk Semua

Gubernur Kepri: Pemerintah Berkomitmen Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu untuk Semua

Tanjungpinang-Spektroom : Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahung 2026 tingkat Propinsi Kepulauan Riaub(Kepri) dilangsungkan di Lapangan SMK Negeri 1 Tanjungpinang, Senin (4/5/2026). Bertindak selaku Pembina upacara pada kesempatan itu Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad diikuti seluruh Pelajar, Guru dan seluruh perangkat daerah di Lingkungan Propinsi Kepulauan Riau. Seluruh

Desmawati, Rafles