Koperasi Merah Putih Fondasi Membangun Ekonomi Rakyat

M. Yahya Fattah

Koperasi Merah Putih Fondasi Membangun Ekonomi Rakyat
Agung Maupa, Ketua Koperasi Merah Putih Desa Datara, Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto.(Foto: Yahya Patta)

Spektroom - Koperasi adalah gerakan ekonomi rakyat berbasis desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui prinsip gotong royong, kemandirian dan kepemilikan bersama.

Koperasi ini bukan sekedar usaha simpan pinjam atau jual beli namun juga sebagai wadah pembangunan ekonomi yang dikelola langsung oleh dan untuk masyarakat sehingga diharapkan tercipta kemandirian pangan. Kemandirian Pangan dan Ekonomi Desa berbasis koperasi merupakan salah satu program utama Presiden RI Prabowo Subianto, hal mana ini dapat diwujudkan  melalui pembentukan koperasi merah putih, di seluruh Desa di Tanah Air yang peluncurannya  dilakukan secara terpusat di Desa Bentangan Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten Jawa Tengah Senin 21 Juli 2025 dengan tagline "Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya."

Sosok Agung Maupa, remaja Gen Z yang didaulat menjadi Ketua Koperasi Merah Putih Desa Datara Kecamatan Bonto Ramba Kabupaten Jeneponto, kepada Media Spektroom.co.id mengatakan, untuk memperlancar operasional koperasi yang dipimpinnya, pihaknya melakukan perekrutan anggota yang akan mendukung kegiatan usaha koperasi ini. Tentang jenis usaha koperasi merah putih Jelas Agung Maupa, mencakup semua kebutuhan anggota dan masyarakat luas sehingga diharapkan keberadaan koperasi merah putih dapat meningkatkan kesejahteraa warga sebagai mana tagline Bangun Koperasi Desa, Indonesia jaya. Agung Maupa menambahkan rencana usaha  koperasi merah putih yang dikelolanya di antaranya unit usaha gerai/ kios sembako, klinik desa, apotek desa, pergudangan, sarana distribusi logistik termasuk usaha lainnya  sesuai karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat.

Doktor Idham Khalid, Dosen Program Pasca Sarjana Unismuh Makassar

Sementara itu Doktor Idham Khalid, Dosen pada Program Pasca Sarjana Unismuh Makassar mengatakan ada beberapa hal yg perlu diperhatikan untuk memperbaiki atau membangun koperasi, seperti SDM yg harus dibenahi khususnya karakter pengurus dan membangun semangat entrepreneur manajer hingga dapat bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya swasta dan BUMN, selain itu jelas Idham Khalid, Pengurus Koperasi Merah Putih harus membangun jaringan bisnis termasuk di dalamnya membangun kemitraan dengan lembaga keuangan sebagai sumber modal kerja. Koperasi merah putih yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, harus berorientasi bisnis, olehnya itu, harus dikelola secara profesional. Termasuk pengurus dan pengelola batas maksimal umur 40 tahun dan paham teknologi yang berbasis digital.

Berita terkait

Wangsit Hanya Sebuah Inspirasi Sejarah  Mewujudkan  Koperasi  Para Pendahulu Sejarah

Wangsit Hanya Sebuah Inspirasi Sejarah  Mewujudkan  Koperasi  Para Pendahulu Sejarah

Yogyakarta - Spektroom :  Anggota Komisi XIII DPR RI sekaligus Duta Arsip Nasional Republik Indonesia, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan kebijakan yang memiliki landasan historis dan konstitusional yang kuat. Pernyataan tersebut disampaikan Rieke langsung dari lokasi bersejarah, kamar Jenderal Soedirman di Grand Hotel De

Nurana Diah Dhayanti
Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak

Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak

Jeneponto –Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat pembahasan rencana pembangunan industri pakan ternak dengan tema “Pakan Berkualitas, Produksi Meningkat, Ekonomi Masyarakat Kuat”, yang dirangkaikan dengan penyambutan Tim Verifikasi Lapangan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026, bertempat di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Senin (20/7/2026). Rapat dipimpin oleh Penjabat Sekretaris

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Musim Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih ke 16 Desa

Musim Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih ke 16 Desa

Purwokerto-Spektroom : Musim kemarau yang berlangsung sekitar satu setengah bulan tanpa hujan mulai berdampak di Kabupaten Banyumas. Sejumlah sumur warga di wilayah selatan Banyumas mengalami penyusutan debit air, bahkan beberapa di antaranya telah mengering. Pemerintah Kabupaten Banyumas pun meningkatkan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas Junaedi

Bian Pamungkas
Gubernur Maluku  dan Forkopimda Nobar Final Bola Gembira 2026 di Lapangan Merdeka Ambon

Gubernur Maluku dan Forkopimda Nobar Final Bola Gembira 2026 di Lapangan Merdeka Ambon

Ambon– Spektroom: Lapangan Merdeka Ambon dipadati ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan laga puncak final antara Spanyol melawan Argentina pada Senin pagi (20/7/2026). Perhelatan akbar ini semakin meriah dengan kehadiran Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadali Ie, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang

Eva Moenandar, Afrizal Aziz
ссс