KOWANI Sampaikan Apresiasi kepada Narasumber atas Kontribusi Pemikiran Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
Jakarta - Spektroom : Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber yang telah berpartisipasi dan memberikan kontribusi pemikiran strategis pada Kick-Off Gerakan Nasional Festival Panen Raya KOWANI untuk Penguatan Ketahanan Pangan Nasional melalui Seminar Nasional secara hibrida.
Ketua Umum KOWANI periode 2024-2029, Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., menyampaikan kehadiran narasumber menjadi wujud nyata semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta pengembangan ekonomi masyarakat.
"Atas nama Dewan Pimpinan Pusat Kongres Wanita Indonesia, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu, pengalaman, gagasan, dan rekomendasi strategis. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan kehormatan sekaligus energi besar bagi KOWANI dalam membangun gerakan nasional yang berdampak nyata bagi masyarakat," ujar Ketua Umum KOWANI, Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, S.H, Selasa (28/07/2026) di Jakarta.
Apresiasi itu disampaikan kepada narasumber, yaitu: Dr. Ir. Haryadi B. Sukamdani, M.M., Ketua Umum BPP PHRI; Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, Ketua Umum Forum Tempe Indonesia; Fathurrahman Mahfudz, Ketua Umum PB STII dan Ketua Pembina Bina Srikandi Tani Indonesia; Widiastuti, S.E., M.Si., Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia; Ny. Atiek Sarjana, Ketua I KOWANI.
KOWANI meyakini berbagai perspektif yang disampaikan narasumber memberikan masukan berharga dalam memperkuat strategi pembangunan ketahanan pangan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat. Seminar Nasional ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi profesi, koperasi, UMKM, petani, nelayan, organisasi perempuan, dan seluruh pemangku kepentingan melalui semangat kolaborasi Pentahelix, Hexahelix, dan Octahelix.
Berbagai gagasan, rekomendasi, dan pengalaman yang disampaikan narasumber menjadi inspirasi sekaligus landasan bagi lahirnya kebijakan dan program yang mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperluas peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, KOWANI berkomitmen terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, masyarakat, dan bangsa dalam menyongsong 100 Tahun KOWANI (1928–2028), Indonesia Emas 2045, serta memasuki Abad Kedua Perjuangan dan Peradaban Perempuan Indonesia.