Kunjungan Kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat Membuahkan Hasil Konkret

Kunjungan Kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat Membuahkan Hasil Konkret
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya memaparkan hasil kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. (Foto: Setkab RI)

Spektroom - Diplomasi yang dilakukan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Washington D.C., Amerika Serikat, sejak tanggal 17 Februari lalu, membuahkan hasil konkret bagi perekonomian dan kedaulatan energi.

​Di tengah padatnya agenda Board of Peace, Presiden Prabowo menjadi satu-satunya kepala negara yang menggelar pertemuan bilateral secara langsung dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan strategis, yaitu:

  1. Tarif perdagangan berhasil diturunkan hampir 50 persen, dari 32 persen menjadi 19 persen, serta pemberian fasilitas tarif 0 persen bagi 1.819 produk unggulan Indonesia, khususnya sektor pertanian dan industri strategis, yang membuka ruang ekspansi lebih luas di pasar global.
  2. Indonesia membuka pintu investasi bagi perusahaan AS di sektor mineral kritis, dengan tetap mengedepankan regulasi nasional, kedaulatan sumber daya alam, serta agenda hilirisasi dan peningkatan nilai tambah di dalam negeri.
  3. Pemerintah mengalokasikan pembelian energi dari AS senilai USD 15 miliar. Ini bagian dari strategi nasional untuk menjaga ketahanan energi dan keseimbangan neraca perdagangan, tanpa menambah ketergantungan impor, melalui optimalisasi dan penataan ulang sumber pasokan dari berbagai negara mitra. Pertamina juga merintis kerja sama teknologi dengan mitra AS untuk mengoptimalkan ladang minyak nasional.
  4. Porsi saham Indonesia di PT Freeport Indonesia ditargetkan dari 51 persen naik menjadi 63 persen pada tahun 2041, dengan skema penerimaan negara dan royalti untuk Papua. Di sektor migas, komunikasi lanjutan dilakukan dengan ExxonMobil untuk perpanjangan operasi hingga 2055, dengan rencana investasi tambahan sekitar USD 10 miliar guna menjaga dan meningkatkan produksi nasional.

    "Pemerintah menegaskan bahwa seluruh negosiasi, baik di sektor tambang maupun migas, dilakukan dengan tetap mengacu pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menempatkan pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," tulis akun FB resmi Setkab RI, Sabtu (21/2/2026). (RRE/Rel)

Berita terkait

Menteri Perhubungan : Keselamatan Tidak Boleh Menjadi Rutinitas Administratif tetapi Menjadi tanggung jawab moral.

Menteri Perhubungan : Keselamatan Tidak Boleh Menjadi Rutinitas Administratif tetapi Menjadi tanggung jawab moral.

Batam – Spektroom : Walikota Batam Amsakar Achamad bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (21/9/2026). Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran insan perhubungan se-Kota Batam mengusung

Desmawati, Bian Pamungkas
Polisi Cek Lokasi Video Viral Dugaan Pembakaran Lahan di Mempawah

Polisi Cek Lokasi Video Viral Dugaan Pembakaran Lahan di Mempawah

Mempawah - Spektroom : Video yang diduga memperlihatkan aktivitas pembakaran lahan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih membayangi sejumlah wilayah Kalbar, rekaman tersebut langsung ditindak lanjuti aparat kepolisian. Polres Mempawah memastikan telah memulai penyelidikan

Apolonius Welly, Bian Pamungkas
HUT ke-67 Barito Selatan, Saatnya Pembangunan Membawa Manfaat hingga Pelosok

HUT ke-67 Barito Selatan, Saatnya Pembangunan Membawa Manfaat hingga Pelosok

Buntok –Spektroom: Bertambahnya usia sebuah daerah bukan sekadar bertambahnya angka. Di balik peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan, tersimpan harapan agar pembangunan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat dan manfaatnya benar-benar dirasakan, termasuk oleh warga di wilayah pedalaman. Harapan itu mengemuka saat Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran memimpin Upacara

Polin, Bian Pamungkas
ссс