Kunjungan SMK 1 Medika Jember ke Perpusda Perkuat Budaya Literasi Siswa

Kunjungan SMK 1 Medika Jember ke Perpusda Perkuat Budaya Literasi Siswa
Foto Diskominfo Jember

Spektroom - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jember (Dispusip) menerima kunjungan dari peserta didik SMK 1 Medika Jember pada Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas yang bertujuan menumbuhkan minat baca dan keterampilan literasi informasi di kalangan siswa. Kunjungan diikuti oleh siswa dari jurusan Farmasi dan Teknologi Laboratorium Medik (TLM) dengan didampingi guru pembimbing. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pustakawan Dispusip Jember di ruang layanan perpustakaan. Dalam kegiatan ini, siswa diajak mengenal lebih dekat berbagai layanan yang tersedia di Dispusip, seperti layanan sirkulasi, referensi, dan koleksi digital.

Foto Diskominfo Jember

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Jember Murdiyanto menjelaskan, selain pengenalan fasilitas, para siswa diarahkan menuju ruang baca untuk mencari buku sesuai minat dan kebutuhan belajar. Siswa terlihat antusias menelusuri berbagai koleksi yang tersedia di ruang baca. Mereka membaca dan meresume beberapa buku sesuai bidang keahliannya.

“Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa mampu memahami isi bacaan dengan baik serta melatih kemampuan menulis dan berpikir kritis,” ungkapnya.

Menurut Murdiyanto, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga belajar bagaimana mengakses informasi secara mandiri dan bertanggung jawab.

Menurut penjelasan petugas perpustakaan, kegiatan kunjungan seperti ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan peran perpustakaan sebagai sumber informasi dan tempat belajar sepanjang hayat.

Kunjungan SMK 1 Medika Jember ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Jember berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif berdiskusi serta tertib dalam mengikuti arahan pustakawan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk budaya literasi di lingkungan sekolah serta meningkatnya kesadaran pentingnya membaca sebagai bagian dari pengembangan diri dan profesi di masa depan.

“Kegiatan kunjungan edukatif semacam ini menjadi bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Jember dalam mendukung Gerakan Literasi Nasional,” jelasnya.

“Dispusip Jember berkomitmen terus membuka ruang bagi sekolah-sekolah yang ingin memperluas wawasan peserta didik melalui program kunjungan dan pembelajaran literasi di perpustakaan,” pungkasnya. (Budi S)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс