Wagub Jihan: Program Desaku Maju Integrasikan Berbagai Program Pembangunan

Wagub Jihan: Program Desaku Maju Integrasikan Berbagai Program Pembangunan
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan Kuliah Umum di STKIP-PGRI Bandarlampung (Foto Spektroom).

Bandarlampung - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan kuliah umum pada Acara Perkuliahan perdana Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dengan tema "Peran Mahasiswa dalam Mensukseskan Program-Program Pemerintah Provinsi Lampung".

Kegiatan perkuliahan tersebut berlangsung di Gedung C Kampus STKIP-PGRI Bandarlampung, Senin (28/9/2026).

Dalam paparannya Wagub Jihan menyampaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung sebesar Rp.450 triliun lebih, namun ironisnya, PDRB sebesar itu disumbang dari pedesaan, khususnya sektor pertanian.

"Inilah ironi pembangunan kita yang sebelumnya berorientasi pada Top Down (atas ke bawah), sekarang kita ingin merubah bagaimana pembangunan itu dimulai dari desa kemudian dirasakan manfaatnya sampai dengan seluruh aspek kehidupan dari masyarakat desa sampai dengan masyarakat kota (Bottom Up)" ujar Wagub Jihan merinci.

Menurut Wagub Jihan orientasi Bottom Up tersebut diwujudkan dalam program unggulan Pemprov Lampung, Desaku Maju.

"Desaku Maju itu mengintegrasikan berbagai program pembangunan, mulai program pembangunan infrastruktur, pertanian, sampai dengan sumber daya manusia yang diintegrasikan dalam satu desa, itu dimulainya dari desa-desa yang kita harapkan tidak hanya hilirisasi pertanian tetapi juga bagaimana sumber daya manusia ini juga bisa berdaya dan juga mengimbangi teknologi" ujarnya lagi.

Wagub Jihan juga mengilustrasikan keluarga petani yang bekerja keras tetapi nilai tambah produknya lebih banyak dinikmati di kota karena, karena proses produksinya berada di kota, dan desa hanya sebagai distributor bahan mentah.

Sederhananya kenapa petani kita tidak menjual beras, hanya menjual gabah, karena di desa tidak ada pabrik penggilingan padi dan inilah yang sedang dilakukan Pemprov Lampung.

Ketika nilai tambah itu dimiliki desa, terus Wagub Jihan, nilai tambah itu dimiliki petani, yang punya peran besar Terhadap PDRB, maka kedepan Lampung akan lebih maju lagi, karena sektor yang paling besar mendukung ekonominya dan nilai tambah meningkat, maka seharusnya ada lompatan yang lebih besar lagi.

"Itu yang kita harapkan, jadi visi pembangunan daerah bersama Lampung Maju Indonesia Emas harus kita pahami sebagai ajakan untuk memperluas kesempatan dan kalian punya posisi penting di dalamnya mungkin hari ini belum memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan, tetapi adik adik sekalian bisa melihat persoalan dari dekat, menawarkan gagasan dan membantu masyarakat mengawasi program pemerintah" ucap Jihan menyemangati.

Membangun daerah itu bukan berarti semua orang harus menjadi pegawai pemerintah, namun untuk STKIP-PGRI pasti muaranya menjadi guru yang pegawai negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kalau di Ilmu Pendidikan dan keguruan pasti pengennya jadi PNS. Pengen jadi pegawai pemerintah ya. Tapi sebetulnya adik-adik, untuk mendukung pembangunan itu tidak selalu menjadi pegawai pemerintah, bisa berwirausaha yang terkait dengan pendidikan misalnya membuka bimbingan belajar, kursus ketrampilan dan yang lainnya" ujar Wagub.

Diakui Jihan, Pemerintah memang punya kewenangan dan tanggung jawab, tetapi tidak mesti harus mengetahui semua persoalan yang ada dimasyarakat.(@Ng).

Berita terkait