Lebaran Hari Kedua, Lumbung Stroberi Batu Tetap Ramai: Wisatawan Serbu Meski Belum Panen Raya

Lebaran Hari Kedua, Lumbung Stroberi Batu Tetap Ramai: Wisatawan Serbu Meski Belum Panen Raya
Penin stroberi langsung di ladang apalagi dengan yang terkasih menjadi sesuatu ( foto: buang)

Batu-Spektroom: ​Lebaran hari kedua, Lumbung Stroberi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu tetap ramai dikunjungi wisatawan meski belum memasuki musim panen raya. Ratusan pengunjung datang untuk menikmati wisata petik stroberi dan suasana sejuk pegunungan pada Minggu (22/3/2026).


Pengelola mencatat tingginya minat wisatawan untuk berkunjung ke kawasan agrowisata tersebut. Para pengunjung tetap antusias meskipun buah stroberi yang tersedia di lahan berukuran relatif kecil akibat belum masuk masa panen puncak.


Sebagian wisatawan memilih membeli stroberi segar yang telah dipanen. Pengelola menjual stroberi dengan kondisi besar dan segar seharga Rp60 ribu per kilogram.


Leo (40), wisatawan asal Bontang, Kalimantan Timur, mengaku tetap menikmati kunjungannya bersama keluarga meski tidak dapat memetik stroberi berukuran besar secara langsung.


“Kami datang memang ingin petik stroberi, tapi karena belum musim panen, buahnya kecil-kecil. Akhirnya kami beli yang sudah tersedia, yang penting tetap bisa merasakan stroberi segar,” ujar Leo.


Manajer Lumbung Stroberi, Andre Triirawan, menyampaikan bahwa stok stroberi saat ini sekitar 50 kilogram dari hasil panen lokal Batu. Ia juga mencatat peningkatan jumlah kunjungan dibandingkan tahun sebelumnya.


“Tahun lalu sekitar 500 pengunjung dalam satu bulan. Tahun ini sejak awal puasa sudah mencapai 200 orang. Saat malam takbiran, pengunjung bisa lebih dari seratus orang,” jelas Andre.


Pengelola menargetkan jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat selama libur Lebaran 2026. Selain itu, masa panen raya yang diperkirakan berlangsung pada April hingga Juli 2026 diharapkan mampu meningkatkan produksi sekaligus menarik lebih banyak pengunjung.


Lumbung Stroberi mengelola lahan seluas 2,3 hektare bersama 28 petani binaan. Pada masa panen puncak, produksi ditargetkan mencapai hingga 840 kilogram stroberi lokal jenis mencir yang memiliki cita rasa manis dan sedikit asam.


Pengelola juga tengah membangun fasilitas hall untuk mendukung kegiatan edukasi dan outbound. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata berbasis edukasi di Desa Pandanrejo.


Kondisi ini menunjukkan bahwa wisata petik stroberi di Kota Batu tetap diminati, tidak hanya saat panen raya, tetapi juga pada momen libur Lebaran ketika wisatawan mencari pengalaman kebersamaan di alam terbuka.

Berita terkait

Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Perkuat Penanganan TB dan HIV, Petugas Lapas Perempuan Ternate Ikut Monitoring dan Evaluasi PPM

Ternate-Spektroom : Petugas Kesehatan (Perawat) Klinik Pratama Lapas Perempuan Kelas III Ternate, mengikuti kegiatan monitoring dan Evaluasi PPM, termasuk intervensi TB, HIV, melibatkan pemangku kepentingan & HCF di Propinsi Maluku Utara tahun 2026, selama tiga hari di Hotel Grand Majang Ternate. Kegiatan diikuti 45 orang peserta terdiri dari PJ Klinik, Wasor

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Kakankemenag Tidore Ajak Jaga Kerukunan di Ruang Nyata dan Digital pada Dzikir dan Doa Kebangsaan

Kakankemenag Tidore Ajak Jaga Kerukunan di Ruang Nyata dan Digital pada Dzikir dan Doa Kebangsaan

Tidore-Spektroom : Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan melaksanakan kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan dipusatkan di Pondok Pesantren Harisul Khairaat Ome, Sabtu malam (1/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
ссс