Legislator Senayan Apresiasi Pemda dan Petani Pati Capai Target Produksi 10 Ton Padi Per Hektar

Legislator Senayan Apresiasi Pemda dan Petani Pati Capai Target Produksi 10 Ton Padi Per  Hektar
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Panen raya di Desa Bumi Harjo, Kecamatan Winong, Sabtu (07/02/2026)(Foto:Agus/Sigit)

Spektroom - Program inovatif menjadi bukti nyata kerja keras pemerintah daerah bersama petani dalam meningkatkan produktivitas. Panen raya di Desa Bumi Harjo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati mencatat hasil luar biasa mencapai 10,28 ton padi. 

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo memberikan apresiasi atas capaian pemerintah daerah dalam mengoptimalkan produksi padi. Firman menjelaskan, keberhasilan panen kali ini tetap menggunakan pupuk subsidi, ditambah pupuk organik dari suman. 

“Ini sesuai target Presiden, bahkan lebih cepat dari rencana swasembada pangan 2027. Biasanya hasil 5-7 ton, kini bisa mencapai 10,2 ton berkat kombinasi pupuk. Ke depan pupuk orea cukup 50%, sisanya diganti pupuk organik mikroba,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya evaluasi penggunaan pupuk agar tidak bergantung penuh pada pupuk kimia. Selain itu, Firman menyoroti perlunya kebijakan subsidi pupuk berbasis lahan, bukan pemilik, untuk menjaga keberlanjutan. 

Menurutnya, subsidi harus diberikan kepada pengelola sawah agar output produksi benar-benar terjamin. Panen raya ini menjadi momentum penting bagi Pati untuk menunjukkan kesiapan menuju kedaulatan pangan nasional. 

Dengan inovasi pupuk organik dan dukungan kebijakan, kata dia, produktivitas padi diharapkan terus meningkat berkelanjutan.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh tim pertanian. Sosialisasi intensif telah dilakukan hingga tingkat desa untuk memastikan program berjalan efektif.

“Kegiatan hari ini membuktikan program 1 hektar 10 ton benar-benar berhasil di lapangan. Insyaallah semua beres, tinggal bantuan alat pertanian yang kami harapkan,” ujarnya usai Panen Raya di Desa Bumiharjo, Sabtu, (7/2/2026)

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс