Lestarikan Budaya Gotong Royong bersama Mbah Renggo di Kabupaten Madiun

Lestarikan Budaya Gotong Royong bersama Mbah Renggo di Kabupaten Madiun
Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Kegiatan Mbah Renggo di desa Kedungrejo Balerejo (Foto: Prokopim Kab. Madiun).

Spektroom- Pemetintah kabupaten Madiun memiliki program memupuk kerjasama dan gotong royong antar warga yang dikemas dalam Mbah Renggo ( Tambah Rukun, Resik-resik Bareng Tonggo = Menambah Rukun Bersih Bersih Bersama Tetangga).

Bupati Madiun Hari Wuryanto menuturkan bahwa kegiatan sosial Mbah Renggo merupakan agenda yang dilaksanakan di 15 kecamatan, masing-masing satu desa sebagai lokasi pelaksanaan. Ia menekankan pentingnya membudayakan gotong royong sebagai warisan luhur yang perlu terus dilestarikan.

“Kegiatan sosial Mbah Renggo ini kami harap bisa membantu misi pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera). Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan ini juga membangkitkan kembali semangat gotong royong. Dengan gotong royong, kita yakin dapat menangkal berbagai persoalan,” ujar Bupati.

Melalui Mbah Renggo, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi seperti yang dilakukan masyarakat desa Kedungrejo kecamatan Balerejo pada Minggu (2/11/2025).

Salah satu aspirasi masyarakat Desa Kedungrejo adalah perbaikan jalan usaha tani, yang dinilai sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.

“Perbaikan jalan usaha tani ini penting untuk mendukung ketahanan pangan kita, dan program ini juga linier dengan program Presiden Prabowo,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Madiun juga menyampaikan beberapa program pemerintah yang akan dijalankan di wilayah Kecamatan Balerejo, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis, Posyandu terintegrasi, serta penyaluran bantuan pangan.

Bupati berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal.

Kegiatan Mbah Renggo di desa Kedungrejo tersebut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya para Kepala OPD, Camat Balerejo, kepala desa, perangkat desa dan masyarakat setempat. (Har)

Berita terkait

Pemko Sawahlunto Kembali Gulirkan Program Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemko Sawahlunto Kembali Gulirkan Program Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto kembali menjalankan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) setelah sempat terhenti dalam dua tahun terakhir. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya.

Riswan Idris, Rafles
Melalui Padat Karya Tunai 23 Titik di Aceh Tamiang Cepat Pulih Aceh – Spektroom :  Menteri

Melalui Padat Karya Tunai 23 Titik di Aceh Tamiang Cepat Pulih Aceh – Spektroom :  Menteri

Aceh – Spektroom :  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau salah satu titik pelaksanaan program Padat Karya Tunai di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (24/5/2026) Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan pembersihan lumpur pada permukiman masyarakat terdampak bencana. Menteri Dody menegaskan, penanganan lumpur di kawasan permukiman menjadi salah satu prioritas

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Ferry Juliantono Dilantik Menjadi Ketua Harian MES Periode 2026-2031

Menkop Ferry Juliantono Dilantik Menjadi Ketua Harian MES Periode 2026-2031

Jakarta - Spektroom : Struktur Pengurus baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2026-2031 atau 1447-1452 H resmi dikukuhkan. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional, dengan melibatkan tokoh-tokoh strategis dari pemerintah, dunia usaha, dan akademisi. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono ditetapkan sebagai Ketua Harian MES mendampingi Ketua

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Tegaskan Ekosistem Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan yang Kolaboratif

Menkop Tegaskan Ekosistem Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan yang Kolaboratif

Jakarta — Spektroom:  Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, menegaskan pentingnya menjadikan ekonomi syariah sebagai gerakan kolaboratif yang inklusif. Menurutnya, sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mengakselerasi ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam agenda

Nurana Diah Dhayanti