Libur Lebaran Usai Pelayanan IGD Rumah Sakit Banyak Dikunjungi Pasien.

Libur Lebaran Usai Pelayanan IGD Rumah Sakit Banyak Dikunjungi Pasien.
Pelayanan IGD dirumah sakit Swasta Jakarta Pusat dokter sedang bertanya kepada pasien ( spektroom/ dd)

Jakarta - Spektroom : Dimasa Libur Hari Raya Lebaran,setelah satu bulan penuh berpuasa, menahan lapar dan haus setelah itu merayakan Hari Raya Idul Fitri, dengan berbagai aneka makanan yang disediakan dan mengundang selera untuk menikmati makanan lebaran yang di dominasi masakan bersantan seperti opor,rendang dan lain lain sehingga perut yang baru saja istirahat berpuasa langsung dijejali makanan bersantan tersebut mengakibatkan perut berontak meronta sakit.

Menurut Pantauan Spektroom yang melihat banyaknya pasien masuk di Unit  Gangguan Penanganan Darurat  setelah satu persatu diperiksa didepan petugas sambil tunggu antrean untuk dilayani,rata rata mengeluhkan hal serupa sakit di Lambung.

Ada juga karena kelelahan sehabis perjalanan jauh untuk mudik sehingga stamina mereka turun dan tekanan darah naik. Tetapi dari sekian banyak pasien yang banyak dikeluhkan sekitar perut mereka seperti dikatakan seorang ibu muda , Linda (30) yang mengantar suaminya yang duduk mengantre masuk IGD diatas kursi roda  mengatakan" Suami saya tadi sedang makan  tiba tiba perutnya kram dan tidak ketahan, saya langsung bawa kesini ( RS - red).

Ada lagi seorang bapak yang tiba tiba dibawa masuk dari ambulan dengan mulut terdapat selang  tetapi bapak tersebut masih sadarkan diri dan dikatakan oleh yang membawa bapak tersebut " Bapak terkena serangan stroke kelelahan membawa mobil selepas mudik lebaran." ucapnya.

Terlihat awak medis dengan penuh kesabaran  mengurus  data pasien satu persatu untuk antre tempat tidur karena memang saat ini membludak pasien masuk IGD.

Store tempat dokter dan perawat bertugas ( spektroom/ dd)

Melihat tenaga medis bekerja dengan penuh senyum dan ramah, tak terasa mengantre tiba tiba giliran saya tiba. Petugas membawa saya ketempat tidur dengan ramah sekali.

Tidak lama setelah itu antrean mulai terurai,satu persatu pasien mulai masuk keruang perawatan.Satu persatu mereka diperiksa oleh Dokter yang piket di UGD  menceritakan keluhan dari pasien dan mencatat apa yang harus dilakukan tindakan.

" Saya Dokter Yosephine apa yang dikeluhkan? Dokter bertanya ramah" setelah diagnosa selesai sambil dia mencatat keluhan pasien dia kembali bergegas ke tempat store perawat  untuk menyiapkan obat untuk pasien.

Tidak lama kemudian  Suster datang untuk mengambil sample darah sekaligus  memasukan obat dari suntikan. " Sabar ya tunggu hasil lab  darahnya" ungkapnya.

Selang setengah jam kemudian suster datang dan memberi infus yang katanya berisi vitamin untuk menambah stamina. Satu jam menunggu infus habis dokter Josephine datang dan mengatakan hasil lab darah nya  bagus dan saya boleh pulang,sebelumnya mengambil obat di farmasi dan mengurus administrasi BPJSnya.

Diloket BPJS tidak perlu mengantre,petugas yang ramah melayani. Selang lima menit surat selesai dan mengantre di farmasi juga tidak memakan waktu lama.

Seandainya semua rumah sakit melayani pasien dengan begitu baik, memanusiakan  manusia, tanpa memandang ras,suku, agama dan cara pembayaran rumah sakit dengan baik. Akan membuat pasien lebih cepat sembuh. Terima kasih tenaga medis dan petugas bpjs yang melayani dengan baik dan ramah.

Berita terkait

Manik : Kasus Bigmo Harus Jadi Momentum Penegakan Larangan Promosi Rokok dan Vape di Media Sosial

Manik : Kasus Bigmo Harus Jadi Momentum Penegakan Larangan Promosi Rokok dan Vape di Media Sosial

Jakarta - Spektroom: Langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memberikan teguran kepada YouTube, menyusul viralnya kasus influencer Muhammad Jannah alias Bigmo yang melibatkan anak dalam siaran langsung untuk mempromosikan produk rokok elektronik, menjadi sinyal positif bahwa Negara berkomitmen menjalankan mandat perlindungan anak di ruang digital. Indonesian Youth Council for

Anggoro AP
Pemerintah Kota Sawahlunto Tertibkan Kabel Utilitas, Wujudkan Kota Warisan Dunia yang Lebih Estetik dan Aman

Pemerintah Kota Sawahlunto Tertibkan Kabel Utilitas, Wujudkan Kota Warisan Dunia yang Lebih Estetik dan Aman

Sawahlunto–Sektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto kembali melanjutkan penertiban kabel utilitas di Kecamatan Barangin, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari tahap kedua program penataan infrastruktur perkotaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan kawasan kota yang lebih tertata, aman, nyaman, serta memiliki nilai estetika yang mendukung citra Sawahlunto sebagai kota wisata dan

Riswan Idris, Buang Supeno
500 Paket Sembako Disalurkan, Wagub Kepri Tegaskan Komitmen Pemerintah Ringankan Beban Warga

500 Paket Sembako Disalurkan, Wagub Kepri Tegaskan Komitmen Pemerintah Ringankan Beban Warga

Tanjungpinang- Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyerahkan sebanyak 500 paket sembako kepada masyarakat di Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Selasa (4/8/2026). Bantuan kesejahteraan sosial tersebut diberikan sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah berbagai

Desmawati, Buang Supeno
ссс