Libur Panjang Di Pasar Gede Solo Penjualan Oleh Oleh Naik 10 Persen
Spektroom – Setiap libur panjang atau long week and Pasar Gede solo selalu menjadi incaran wisatawan untuk berburu oleh oleh.
Seperti libur pertengah bulan januari 2026 antara 16, 17 dan 18 Januari dimana pada libur hari kedua kenaikan jumlah pengunjung sangat terasa bahkan dari pantuan Spektroom ( Sabtu 17/01/2025 ) pagi hari setiap lorong pasar terjadi desak desakan pengunjung . Meski ramai pengunjung pada libur panjang tetapi kenaikan penjualan oleh tidak terlalu signifikan
Salah satu pedagang kawakan, Sri Sunarti, mengaku terjadinya peningkatan penjualan hanya sekitar 10 persen jika dibandingkan hari biasa pada akhir pekan ini, padahal pengunjung cukup banyak, sehingga hanya berani menaikkan harga oleh oleh berkisar 5 ribu rupiah.
"Meskipun ramai, kenaikan harga hanya berkisar sedikit, paling sekitar lima ribu rupiah saja. Peminat oleh-oleh di Pasar Gede ini memang lebih banyak saat liburan panjang," ujar Sri Sunarti yang sudah berjualan selama 50 tahun.
Sedang produk yang paling banyak diburu pengunjung berupa makanan kering seperti karak, emping, serta berbagai jenis teh khas racikan Solo yang melegenda, serta minuman tradisional seperti wedang uwuh.
Hampir sama yang dirasakan Sunarti, penjual oleh-oleh lainnya, Saji, mengaku wisatawan berbelanja oleh oleh biasanya setelah menikmati wisata kuliner di sekitar pasar.
"Cari oleh oleh setelah kulineran dan kalau yang paling legend itu kerupuk gendar atau karak, ini yang paling favorit pembeli. Ibaratnya kalau belum ke Solo ya belum lengkap kalau belum beli karak," kata Saji menjelaskan berkait minat para pembelinya.
Beberapa jenis oleh oleh yang di jual di Pasar Gede yang dibangun tahun 1930 masa kolonial Belanda ini diantaranya karak, intip, kripik paru, kripik ceker , usus goreng dan beberapa jajan khas solo seperti brem , onde onde dan ampyang (Murni )