Lima Kerajaan Adat Lampung, Anegerahkan Gelar Adat Baginda Pemuka Bangsa Kepada Jokowi
Bandarlampung - Spektroom: Presiden Ke 7 Joko Widodo (Jokowi), menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung dalam prosesi yang berlangsung di Kedatun Keagungan, Jalan Sultan Haji, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).
Prosesi penganugerahan tersebut menjadi agenda utama hari kedua kunjungan Jokowi di Provinsi Lampung.
Sebagai penghormatan kepada tamu di lingkungan adat Lampung, Jokowi disambut dengan tradisi Nemui Nyimah, adalah falsafah hidup dan nilai budaya masyarakat Lampung yang bermakna sikap ramah, sopan santun, suka bersilaturahmi, serta murah hati atau suka memberi tanpa pamrih kepada tamu dan sesama.
Mantan Walikota Solo tersebut menerima Gelar Baginda Pemuka Bangsa.
Penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa merupakan bentuk penghormatan dari lima kerajaan adat Lampung kepada Jokowi.
Prosesi penganugerahan gelar juga disertai penyematan Pin dan Slempang tanda kehormatan kepada Jokowi oleh pemuka adat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian agenda budaya dalam kunjungan tiga hari mantan kepala negara itu di Provinsi Lampung.
Penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa merupakan bentuk penghormatan dari lima kerajaan adat Lampung kepada Jokowi atas kontribusi dan pengabdiannya selama memimpin Indonesia. Prosesi itu sekaligus menjadi agenda utama hari kedua kunjungan Jokowi di Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta 2012 - 2014 tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghormatan yang diberikan kepadanya.
"Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 beserta seluruh jajaran perangkat adat. Saya sangat menghargai dan sangat menghormati kebudayaan yang terus kita rawat dan pelihara bersama," kata Jokowi.
Jokowi berharap budaya Lampung dan seluruh budaya Nusantara tetap dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
"Semoga kebudayaan ini terus diteruskan oleh anak cucu kita sehingga budaya Nusantara, budaya Lampung, dan budaya-budaya lainnya tetap lestari di tengah zaman yang semakin modern," ucap Jokowi.
Usai mengikuti prosesi adat, Jokowi dijadwalkan melanjutkan sejumlah kegiatan, di antaranya menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung serta bertemu dengan para relawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi dijadwalkan mengunjungi Museum Transmigrasi di Kabupaten Pesawaran, Padepokan Gajah Lampung, dan meninjau aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Maliosewu.
Agenda hari kedua ditutup dengan ramah tamah bersama pengurus PSI dan organisasi relawan. Kunjungan Jokowi di Lampung berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026.
Pada hari pertama, Jumat (26/6/2026), Jokowi menghadiri Rakorda PSI di Kabupaten Mesuji, melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Baitul Amal, kemudian menghadiri Rakorda PSI di Kabupaten Tulang Bawang.
Sore harinya, Jokowi juga mengikuti Kirab Pawai Budaya atau Karnaval Gajah sebelum kembali ke Bandalampung.
Sementara dihari terakhir kunjungannya, Minggu (28/6/2026), Jokowi dijadwalkan menghadiri Kirab Budaya di Kabupaten Lampung Timur, bersilaturahmi dengan para kiai dan santri di sejumlah pondok pesantren, sebelum kembali ke Jakarta melalui Bandara Raden Inten II Lampung Selatan.(@Ng).