Lomba Regu Prestasi Penggalang Untuk Menguji Ketrampilan Kepramukaan

Lomba Regu Prestasi Penggalang Untuk Menguji Ketrampilan Kepramukaan
Anggota pramuka Penggalang saat memberikan laporan pelaksanaan lomba kepada Ketua Kwarcab Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026)(Foto: Pusdatin Kwarnas)

Jakarta-Spektroom : Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Selatan menggelar Lomba Regu Prestasi Penggalang SD (LRP SD JS 2) Tingkat Kota Pendidikan Wilayah JS II Tahun 2026 yang berlangsung di SMA Percik Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 24 regu atau 12 regu putra dan 12 regu putri. Lomba ini menjadi wadah bagi Pramuka Penggalang untuk menguji keterampilan, ketangkasan, ketelitian, serta kekompakan dalam menerapkan berbagai keterampilan kepramukaan.

Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kak Drs. H. Sarwoko, M.Pd. selaku Ketua Kwartir Cabang Jakarta Selatan sekaligus Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan.

"Kegiatan tersebut didukung 15 juri yang dikoordinatori oleh Kak Dudung Dulpikar, S.Pd., serta 15 panitia yang bertugas memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan sesuai ketentuan. Kehadiran unsur pimpinan, juri, panitia, dan peserta turut mencerminkan kolaborasi dalam mendukung pembinaan Pramuka Penggalang di wilayah Jakarta Selatan," jelas Ketua Kwarcab Jakarta Selatan, Kak Sarwoko, Rabu (16/9/2026).

LRPLRP SD JS II mengusung tema “Pramuka Jakarta Selatan Menjadi Pemimpin Masa Depan: Kreatif, Berkarakter dan Berprestasi", dirancang dalam suasana kompetitif, edukatif dan menyenangkan. Lomba ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan yang telah dipelajari sekaligus melatih keberanian dalam menghadapi tantangan," ujar Kak Drs. H. Sarwoko, M.Pd.

Berbagai materi perlombaan disiapkan untuk menguji kemampuan peserta dalam menerapkan keterampilan kepramukaan secara individu maupun beregu. Materi tersebut meliputi administrasi regu dan seragam Pramuka, Sandi, Morse, Semaphore berantai dan PUPK, serta kreasi tali Prusik dan PPPK. Peserta juga mengikuti materi pengibaran bendera dan Senam Pramuka sebagai bagian dari rangkaian LRP SD JS II Tahun 2026.

Dikatakan, pelaksanaan perlombaan memberikan kesempatan kepada setiap regu untuk menunjukkan ketangkasan, ketelitian, kreativitas, dan kemampuan bekerjasama. Setiap materi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mendorong peserta untuk menerapkan keterampilan kepramukaan dalam suasana perlombaan.

Rangkaian Lomba Regu Prestasi Penggalang SD Tingkat Kota Pendidikan Wilayah JS II Tahun 2026 berlangsung dengan meriah dan penuh semangat. Para peserta mengikuti setiap perlombaan dengan antusias,

Sementara juri dan panitia memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu Pramuka Penggalang menjadi lebih kreatif, berkarakter, kompak, dan berprestasi"

Berita terkait

AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

Bogor-Spektroom : PT AXA Financial Indonesia (AFI) melalui program AFI Berbagi bersama Yayasan Anugerah Semesta Nusantara merevitalisasi fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Seroja 2 di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Revitalisasi tersebut ditujukan untuk mendukung akses pendidikan usia dini, layanan kesehatan dasar,

Irvan Idris Saleh, Rafles
RS Bhayangkara Brimob Depok Luncurkan Akta Kelahiran Digital Yang Pertama di Kota Depok

RS Bhayangkara Brimob Depok Luncurkan Akta Kelahiran Digital Yang Pertama di Kota Depok

Depok-Spektroom : Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob menjadi rumah sakit pertama di Kota Depok yang mengimplementasikan integrasi data untuk penerbitan Akta Kelahiran Digital melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Ilmplementasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Studi Piloting Akta Kelahiran Digital di RS Bhayangkara Brimob, Kota Depok, Rabu (16/09/2026). Integrasi

Asmari, Rafles
Dari Konflik Dunia ke Kehidupan Sehari-hari, Mengapa Mahasiswa Perlu Paham Geopolitik?

Dari Konflik Dunia ke Kehidupan Sehari-hari, Mengapa Mahasiswa Perlu Paham Geopolitik?

Palangka Raya-Spektroom : Ketika konflik terjadi jauh di belahan dunia lain, dampaknya mungkin terasa seperti sesuatu yang tidak berhubungan dengan kehidupan mahasiswa. Namun perubahan harga energi, pangan, perkembangan teknologi, investasi hingga peluang ekonomi dapat ikut bergerak mengikuti dinamika hubungan antarnegara. Pertanyaan tentang seberapa dekat geopolitik dengan kehidupan sehari-hari itulah yang menjadi

Polin, Rafles