Longsor di Tanggul Jember Rusak Rumah Warga, BPBD Salurkan Bantuan dan Lakukan Penanganan Cepat

Longsor di Tanggul Jember Rusak Rumah Warga, BPBD Salurkan Bantuan dan Lakukan Penanganan Cepat
BPBD Jember mendistribusikan sejumlah bantuan logistik kepada korban. (Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan terjadinya tanah longsor yang merusak bagian belakang rumah warga di Dusun Suko Timur, Desa Kramat Sukoharjo, pada Selasa (07/04/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, setelah curah hujan tinggi memicu ambrolnya plengsengan milik warga bernama Basir (67). Material longsoran kemudian menimpa tembok belakang rumah milik Bunali (73), sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian kamar, dapur, dan mushola.

“Plengsengan dengan panjang sekitar 12 meter dan lebar 5 meter ambrol akibat hujan deras, lalu menimpa rumah di bawahnya,” ujar Firman Arifianto dari Pusdalops BPBD Jember saat dikonfirmasi, Selasa (07/04/2026) siang.

Akibat kejadian itu, tembok belakang rumah Bunali mengalami kerusakan dengan panjang kurang lebih 12 meter dan lebar 3 meter. Rumah tersebut dihuni oleh dua jiwa, namun tidak dilaporkan adanya korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini.

Tim BPBD Jember bergerak cepat menuju lokasi pada pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.20 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan koordinasi dengan muspika kecamatan dan perangkat desa setempat, dilanjutkan dengan kaji cepat untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak warga terdampak.

Selain itu, BPBD juga mendistribusikan sejumlah bantuan logistik kepada korban, antara lain paket sembako, paket kebersihan, peralatan memasak, selimut, terpal, makanan siap saji, serta tambahan gizi.

Plengsengan yang ambrol sudah ditutup terpal. (Foto Budi Spektroom)

“Warga juga telah memasang terpal di area longsoran sebagai langkah mitigasi sementara agar tidak terjadi longsor susulan,” ungkap Firman.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Warga bersama unsur terkait juga telah melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsoran yang menutup area sekitar rumah terdampak.

Sebagai tindak lanjut, BPBD Jember melalui bidang rehabilitasi dan rekonstruksi (Jitupasna) berencana menyalurkan bantuan material berupa 500 buah batu bata untuk mendukung perbaikan bangunan yang rusak.

Firman juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana serupa, terutama di wilayah yang memiliki kontur tanah labil.

“Kami mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melapor jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah,” harapnya.

“Penanganan pasca bencana akan terus dikoordinasikan dengan dinas terkait dan pemerintah desa guna memastikan pemulihan kondisi warga terdampak berjalan optimal,” pungkas Firman. (budi s)