Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 5 Purwokerto Layani Puluhan Ribu Pelanggan

Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 5 Purwokerto Layani Puluhan Ribu Pelanggan
Penumpang kereta api yang datang maupun berangkat dari stasiun kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto mulai meningkat. ( Foto : Humas Daop 5 Purwokerto)

Spektroom — Arus penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mengalami peningkatan signifikan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin Rabu, (24/12/2025) mengatakan berdasarkan data pada posko angkutan Natal 2025 dan tahun baru 2026, Nataru, KAI Daop 5 Purwokerto, pada Selasa (23/12/2025) tercatat sebanyak 18.856 penumpang turun di berbagai stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto.

Jumlah tersebut melonjak tajam hingga 93 persen dibandingkan pekan sebelumnya, Selasa (16/12/2025), yang mencatat 9.785 penumpang turun.

Tidak hanya kedatangan, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 5 Purwokerto juga mengalami peningkatan signifikan. Pada Selasa (23/12/2025), tercatat sebanyak 16.971 penumpang naik kereta api, meningkat 72 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 9.855 penumpang.

" Diperkirakan puncak arus mudik Natal dan tahun baru kali ini akan terjadi pada tanggal 28 Desember 2025" ujar M. As’ad Habibuddin.

KAI Daop 5 Purwokerto menyatakan lonjakan ini merupakan bagian dari meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk mengantisipasi hal tersebut, KAI terus memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta pelayanan kepada pelanggan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar.

KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan layanan pemesanan tiket secara daring, serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari kepadatan saat jam-jam sibuk.//

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс