Lumajang Dapat Tambahan 18 Ribu LPG 3 Kg, Distribusi Dikawal Ketat

“Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan dari atas. Peran kecamatan, desa, hingga masyarakat menjadi kunci agar distribusi LPG benar-benar tepat sasaran,” ujar Bunda Indah.

Lumajang Dapat Tambahan 18 Ribu LPG 3 Kg, Distribusi Dikawal Ketat
Kabupaten Lumajang mendapat tambahan 18 Ribu LPG 3 Kg untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. (Foto : Kominfo Lumajang)

Lumajang-Spektroom : Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas pasokan energi di daerah. Ketersediaan energi bagi masyarakat terus diperkuat dengan memberikan tambahan pasokan. Seperti yang dilakukan di kabupaten Lumajang, PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 18 ribu tabung.

“Pada 3 April 2026 lalu, Pertamina telah menyalurkan tambahan (extra dropping, red) sebanyak 18 ribu tabung atau sekitar 45,8 persen dari kebutuhan normal. Penyaluran di lembaga distribusi tetap berjalan normal tanpa kendala, sehingga kebutuhan LPG masyarakat dapat terpenuhi sekaligus memperkuat stok di pangkalan,” ujar Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Rabu (8/4/2026).

Menanggapi dinamika di lapangan, Pertamina juga mencermati adanya peningkatan pembelian di tingkat pengecer yang dipicu oleh informasi yang belum terverifikasi, sehingga berdampak pada persepsi ketersediaan LPG di masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah menyatakan bahwa pemerintah daerah terus bersinergi dengan Pertamina dalam memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Tambahan pasokan ini menjadi penguat di lapangan. Namun yang paling penting adalah memastikan distribusinya tepat sasaran dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” ujar Bunda Indah.

Bunda Indah menegaskan bahwa penguatan peran wilayah merupakan strategi penting dalam memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat.

“Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan dari atas. Peran kecamatan, desa, hingga masyarakat menjadi kunci agar distribusi LPG benar-benar tepat sasaran,” ujar Bunda Indah.

Ia menegaskan bahwa pengendalian distribusi melalui Surat Edaran Bupati Lumajang Nomor 500.10/1/427.14/2026 menjadi instrumen utama dalam menjaga keteraturan penyaluran LPG bersubsidi.

“Kita pastikan distribusi tidak hanya cukup, tetapi juga tertata. Dengan pengawasan bersama, LPG 3 Kg bisa benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak,” imbuhnya.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk mendorong penggunaan LPG non-subsidi bagi masyarakat yang mampu sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian LPG 3 Kg melalui pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET Rp18.000 serta jaminan kualitas dan kuantitas.

Dengan tambahan pasokan yang didukung pengawasan serta sinergi lintas pihak, ketersediaan LPG 3 Kg di Lumajang diharapkan tetap terjaga, merata, dan dapat diakses masyarakat dengan tenang. (Yul/Ard/An-m)

Berita terkait

Wagub Jihan, Besok Dampingi Wamenkop Farida Farichah, Tinjau Tes Ujian Kompetensi Manajer KDKMP

Wagub Jihan, Besok Dampingi Wamenkop Farida Farichah, Tinjau Tes Ujian Kompetensi Manajer KDKMP

Bandarlampung - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, Senin, 4 Mei 2026, Pukul 07.30 WIB, dijadwalkan akan menjadi Inspektur upacara sekaligus menyampaikan sambutan pada upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Upacara Hardiknas dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, berlangsung di Lapangan Korpri

Anggoro AP