Lumajang Persiapkan Batik Motif Tumpak Sewu Jadi Identitas Baru

Lumajang Persiapkan Batik Motif Tumpak Sewu Jadi Identitas Baru
Bupati Lumajang Indah Amperawati (tengah) mendorong lahirnya Batik Motif Tumpak Sewu sebagai identitas budaya baru (Foto : Diskominfo Lumajang)

Lumajang-Spektroom : Batik Motif Tumpak Sewu kian hari menunjukkan daya Tarik yang makin menarik, khususnya untuk dijadikan oleh-oleh para wisatawan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong lahirnya Batik Motif Tumpak Sewu sebagai identitas budaya baru yang merepresentasikan keindahan alam sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah. Motif tersebut diproyeksikan menjadi cendera mata khas yang dapat dibawa pulang wisatawan setelah berkunjung ke Lumajang.

Gagasan tersebut mengemuka dalam audiensi Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama para perajin batik di Ruang Mahameru, Kamis (30/7/2026). Pertemuan itu menjadi langkah awal untuk menghadirkan motif batik yang memiliki karakter kuat dan melekat dengan ikon wisata unggulan Kabupaten Lumajang, Air Terjun Tumpak Sewu.

Menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, Tumpak Sewu telah dikenal luas hingga mancanegara sehingga memiliki nilai yang layak diangkat menjadi identitas budaya daerah.

"Tumpak Sewu adalah Niagaranya Indonesia yang telah mendunia. Potensi besar ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat identitas Kabupaten Lumajang, salah satunya melalui karya batik khas yang mengangkat keindahan Tumpak Sewu," ujarnya.

Ia menilai para perajin batik di Lumajang memiliki kreativitas yang mampu melahirkan karya khas meskipun daerah ini bukan sentra batik seperti sejumlah wilayah lain di Jawa Timur. Karena itu, pemerintah daerah menginisiasi pengembangan motif Batik Tumpak Sewu sebagai ruang inovasi sekaligus penguatan identitas lokal.

Inisiatif tersebut mendapat respons positif dari para pembatik. Hingga kini telah lahir 22 rancangan motif Batik Tumpak Sewu yang selanjutnya akan melalui proses penilaian untuk menentukan desain terbaik.

"Ini merupakan tantangan bagi para pembatik, dan Alhamdulillah mereka mampu menjawab tantangan tersebut dengan menghasilkan 22 model motif Batik Tumpak Sewu. Seluruh motif ini nantinya akan kami nilai untuk dipilih sebagai motif terbaik yang menjadi kebanggaan Kabupaten Lumajang," kata Bunda Indah.

Motif yang terpilih direncanakan untuk diproduksi dan dipasarkan sebagai salah satu oleh-oleh khas Lumajang. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat pengalaman wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi perajin batik dan pelaku UMKM.

Selain menjadi produk ekonomi kreatif, Batik Motif Tumpak Sewu juga diharapkan menjadi media promosi daerah yang memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Lumajang kepada wisatawan. Dengan identitas visual yang khas, batik tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Lumajang sebagai daerah wisata berbasis alam, budaya, dan ekonomi kreatif.
(Sumber: Diskominfo Kab. Lumajang)

Berita terkait