Mahasiswa Thailand Ikuti Program ICOSPI di Universitas Jember, Pembelajaran Sains Kopi Berbasis Praktik

Selama dua bulan kedepan, para peserta akan menjadikan ekosistem kopi di Jember sebagai “laboratorium hidup”, dengan mengikuti rangkaian pembelajaran terintegrasi.

Mahasiswa Thailand Ikuti Program ICOSPI di Universitas Jember, Pembelajaran Sains Kopi Berbasis Praktik
Para mahasiswa asal Mahasarakham University, Thailand, saat sesi diskusi. (foto humas unej)

Jember-Spektroom : Universitas Jember (UNEJ) secara resmi menerima delegasi mahasiswa dari Mahasarakham University (MSU), Thailand. Kedatangan mereka untuk mengikuti program International Coffee Science, Processing and Industry (ICOSPI) 2026, yang tidak hanya menjadi ajang pertukaran akademik, tetapi juga menghadirkan pengalaman pembelajaran berbasis praktik.

Penerimaan delegasi dilaksanakan pada Kamis (23/4/2026) di Ruang Sidang Lantai II Rektorat UNEJ. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, antara lain Rektor, Wakil Rektor IV, Dekan Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), para Wakil Dekan, serta perwakilan Kantor Urusan Internasional dan koordinator program studi terkait. Agenda kegiatan meliputi penyambutan resmi, pengenalan institusi, serta penguatan komitmen kerjasama akademik antara kedua perguruan tinggi.

Selama dua bulan kedepan, para peserta akan menjadikan ekosistem kopi di Jember sebagai “laboratorium hidup”, dengan mengikuti rangkaian pembelajaran terintegrasi. Program ini merupakan langkah konkret UNEJ dalam memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi pertanian industrial berkelanjutan. Berbeda dengan program pertukaran pelajar pada umumnya, ICOSPI dirancang berbasis praktik (experiential learning) dengan fokus pada penguasaan teknologi pasca-panen dan manajemen industri kopi sebagai komoditas unggulan daerah.

Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. (kiri), saat meneima cinderamata sebagai tanda persahabatan dari delegasi Mahasarakham University Thailand dalam acara penyambutan program International Coffee Science, Processing and Industry (ICOSPI) 2026

Wakil Dekan Bidang Akademik FTP UNEJ, Miftahul Choiron, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dalam laporan implementasinya menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari hubungan harmonis yang telah dibangun sejak tahun 2025.

“Program ICOSPI tahun ini adalah bagian dari upaya kami mendukung Universitas Jember menjadi institusi terdepan dalam inovasi pertanian industri berkelanjutan. Kami sangat bangga menerima dua profesor, satu mahasiswa PhD, dan enam mahasiswa dari Thailand yang akan belajar bersama kami selama dua bulan penuh. Fokusnya adalah pada integrasi ilmu pengetahuan, industri, dan keberlanjutan sektor kopi,” ujar Miftahul Choiron.

Penerimaan delegasi ini disambut hangat oleh Rektor UNEJ, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, Rektor menekankan bahwa pengalaman belajar yang paling berharga justru terjadi di luar ruang kelas.

“Belajar itu bukan sekadar duduk di kelas dan melihat salinan materi (slide). Melalui program ini, para mahasiswa akan mengunjungi perkebunan kopi untuk melihat langsung bagaimana petani kita menanam, memanen, hingga memproses kopi. Ini jauh lebih menarik karena kita bisa saling belajar tentang budaya dan keahlian masing-masing negara,” ungkap Iwan Taruna.

Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., berfoto bersama jajaran pimpinan FTP, serta delegasi dari Mahasarakham University Thailand

Rektor juga menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa internasional ini merupakan kelanjutan dari koneksi yang sudah ada, sehingga diharapkan tidak ada kendala adaptasi budaya (culture shock).

Program ICOSPI 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran akademik berupa laporan dan kajian ilmiah, tetapi juga memperkuat jejaring talenta muda di bidang pertanian dan industri kopi di kawasan ASEAN. (Yul/qf)

Berita terkait

Gubernur DKI Jakarta Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas Enam Moda Transportasi Bakal Terintegrasi

Gubernur DKI Jakarta Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas Enam Moda Transportasi Bakal Terintegrasi

Jakarta - Spektroom: Pedestrian Deck Dukuh Atas akan mengintegrasikan enam moda transportasi, lebih banyak dari rencana awal yang disebut hanya menghubungkan empat moda.Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang resmi mencanangkan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026). Fasilitas tersebut

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti