Mahasiswa UIN Saizu Ukir Prestasi Nasional di MTQ XXXI

Mahasiswa UIN Saizu Ukir Prestasi Nasional di MTQ XXXI
Halya mahasiswa UIN Saizu mewakili Kafilah Provinsi Jawa Tengah dalam MTQ Nasional XXXI dengan trophy dan piagam penghargaannya sebagai juara II Nasional cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 30 Juz Putri 2026. (Foto : Humas UIN Saizu Pwt).

Purwokerto-Spektroom : Hafalan Al-Qur’an yang ditekuni Halya Nur Ajilla membawanya ke panggung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang 11-20 September 2026.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto itu berhasil meraih Juara II cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 30 Juz Putri.

Halya yang merupakan mahasiswa angkatan 2024 tampil mewakili Kafilah Provinsi Jawa Tengah dalam MTQ Nasional yang berlangsung di Kota Semarang.

Capaian tersebut diraih setelah Halya melewati babak penyisihan dan masuk dalam jajaran finalis cabang Hafalan Al-Qur’an 30 Juz Putri.

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim Nasional Nomor Kep-02/DH/MTQN XXXI/IX/2026, Halya menjadi salah satu dari 30 finalis Kafilah Jawa Tengah.

Pada babak penyisihan, Halya menunjukkan performa kuat dengan meraih nilai 97,84 dan berada di posisi teratas cabang Hifzh 30 Juz Putri. Hasil tersebut mengantarkannya ke babak final hingga akhirnya meraih posisi kedua.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, capaian, prestasi Halya menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan akademik sekaligus kompetensi di bidang keagamaan.

“Selamat kepada Halya Nur Ajilla atas prestasi yang diraih sebagai Juara II MHQ 30 Juz Putri pada MTQ Nasional XXXI. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa UIN Saizu lainnya untuk terus berprestasi dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Prof. Ridwan, Minggu (20/9/2026).

Bagi Halya, pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sebagai mahasiswa IAT. Kemampuan menghafal Al-Qur’an yang dibawa ke kompetisi nasional berjalan seiring dengan bidang keilmuan yang dipelajarinya di kampus.

Sebelum berlaga di tingkat nasional, Halya mengikuti seleksi dan pembinaan sebagai bagian dari Kafilah Jawa Tengah. Keikutsertaannya mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Baznas Kabupaten Banyumas, serta pihak lain yang terlibat dalam proses pembinaan.

Wakil Rektor III UIN Saizu, Prof. Sunhaji, sebelumnya juga memberikan dukungan terhadap keikutsertaan Halya di MTQ Nasional XXXI. Kesempatan tersebut dinilai menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama kampus dan daerah ke tingkat nasional.

Prestasi Halya menambah catatan capaian mahasiswa UIN Saizu dalam bidang Al-Qur’an. Lebih dari sekadar gelar juara, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan dapat berjalan berdampingan dengan pendidikan akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Bagi Halya, perjuangan belum berhenti di podium. Prestasi tersebut menjadi pijakan untuk terus menjaga hafalan, memperdalam ilmu Al-Qur’an, dan mengembangkan kemampuan pada kompetisi berikutnya.

Berita terkait

KPK dan Bareskrim Diminta Perkuat Penindakan Mafia Tanah

KPK dan Bareskrim Diminta Perkuat Penindakan Mafia Tanah

Jakarta-Spektroom : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri diminta memperkuat penanganan dugaan mafia tanah, terutama perkara yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan, pemalsuan dokumen, maupun tindak pidana korupsi. Konsultan hukum Dr. Abdul Gofur, S.H., M.H., mengatakan penanganan persoalan pertanahan perlu dilakukan secara menyeluruh. Langkah tersebut

Fatmawaty, Bian Pamungkas