Mahasiswa Universitas Gajah Mada melaksanakan KKN-PPM di Tanjungpinang.

Mahasiswa Universitas Gajah Mada melaksanakan KKN-PPM di Tanjungpinang.
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan para OPD foto bersama dengan mahasiswa serta Dosen Pembimbing Lapangan. (foto: Diskominfo)

Tanjungpinang-Spektroom - Universitas Gasjah Mada (UGM)  menerjukan Mahasiswa dalam Program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemerdayaan Masyarakat(KKN-PPM) priode II tahun 2026.

Para mahasiswa  akan mengabdi di seluruh Daerah di Indonesia didamping Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Koordinator Wilayah(Korwil) serta di dukung mitra yang berasal dari Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, industry, organisasi masyarakat dan jejaring alumni UGM.

Semangat pengabdian tersebut tercermin dari berbagai tim KKN yang akan bertugas di wilyah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) termasuk Kepulauan Riau sebagai Wilayah terdepan Indonesia.

Khusus di wilayah Tanjungpinang, mahasiswa KKN-PPM UGM di terima Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah di  Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (22/6/2026) di dampingi Dosen DPL Ashar Saputra.

Walikota  menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa UGM yang menjadikan Kota Tanjungpinang sebagai salah satu lokasi pelaksanaan pogram KKN-PPM.

Menurutnya kehadiran  mahasiswa menjadi bagian penting dalam meperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangun daerah.

“Dalam hal ini, kami pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan KKN-PPM UGM ini. Kehadiran para mahasiswa di harapkan dapat memberikan kontribusi, ide, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyaralat Tanjungpinang,” harapnya.

Lis juga memperkenalkan sejumlah potensi Kota Tanjungpinang kepada para mahasiswa, khususnya destinasi wisata dan kawasan memiliki nilai sejarah, budaya serta potensi pengembangan masyarakat.

Dikatakannya Pulau penyengat yang menjadi ikon wisata budaya dan sejarah kota Tanjungppinang. Mahasiswa dapat mengenal lebih dekat potensi daerah, termasuk kawasan Kampung Bugis dan Madong serta melihat langsung berbagai peluang pemberdayaan masyarakat yang dapat di kembangkan.

Berita terkait

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Palangka Raya-Spektroom : Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap ikan sebagai sumber pangan dan mata pencaharian pembudidaya, kawasan Tangkiling menyimpan peluang yang tidak kecil. Bukan hanya soal kolam dan produksi benih, tetapi bagaimana perikanan air tawar dapat tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi warga. Potensi itulah yang kini hendak diperkuat Pemerintah

Polin, Rafles
ссс