Malam Emas di Pontianak, Bhayangkara Presisi Taklukkan Raksasa Iran dan Juara Asia
Pontianak-Spektroom: Riuh ribuan penonton yang memadati GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, menjadi saksi malam bersejarah bagi voli Indonesia.
Di tengah gemuruh sorakan dan kibaran bendera Merah Putih, Jakarta Bhayangkara Presisi sukses menorehkan tinta emas dengan menjuarai AVC Men’s Volleyball Championship 2026 usai menundukkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, dengan skor 3-1, Minggu malam (17/05/2026).
Kemenangan itu bukan sekadar hasil pertandingan. Di balik setiap smash keras, blok rapat, dan selebrasi pemain di lapangan, tersimpan perjalanan panjang penuh kerja keras, disiplin, dan keyakinan bahwa tim Indonesia mampu berdiri sejajar dengan klub-klub elite Asia.

Seusai pertandingan, Manager Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, tampak tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
Di tengah suasana penuh euforia, ia menyampaikan bahwa gelar juara tersebut dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan tanpa henti.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Kemenangan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya dengan wajah penuh syukur.
Menurut Pipit, perjuangan para pemain selama turnamen berlangsung menjadi bukti bahwa semangat pantang menyerah mampu membawa Indonesia mencapai prestasi tertinggi di level Asia.
Ia menyebut para atlet tampil bukan hanya membawa nama klub, tetapi juga membawa harapan bangsa. Atmosfer grand final malam itu terasa begitu emosional. Sejak set pertama dimulai, tribun penonton terus bergemuruh memberi dukungan.
Tidak sedikit suporter yang berdiri sepanjang pertandingan, meneriakkan semangat bagi tim kebanggaan Indonesia. Momentum kemenangan itu pun berubah menjadi pesta rakyat kecil di dalam arena.
Bagi Pipit, keberhasilan penyelenggaraan AVC Men’s 2026 di Pontianak juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kalimantan Barat.
Ia menilai event internasional tersebut berhasil membuka mata dunia bahwa Pontianak memiliki kemampuan menjadi tuan rumah olahraga berskala besar.
“Berkat event AVC Men’s ini, sekarang Pontianak, Kalbar, menjadi pusat perhatian dunia,” katanya.
Sementara itu, Ketua Seksi Pertandingan, Kombes Pol Agung Setyo Wahyudi, mengapresiasi antusiasme masyarakat Kalbar yang dinilai menjadi energi besar bagi suksesnya turnamen.
Menurutnya, kelancaran pertandingan hingga malam final tidak lepas dari dukungan semua pihak, mulai dari panitia, aparat keamanan, hingga masyarakat yang menjaga suasana tetap kondusif.
Keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai AVC Men’s 2026 kini menjadi simbol kebangkitan voli Indonesia di level Asia.
Di Pontianak, malam itu bukan hanya lahir seorang juara, tetapi juga tumbuh harapan baru bahwa olahraga Indonesia mampu berbicara lebih banyak di panggung dunia.