Manajemen Persipura Resmi Bubarkan Tim Usai Pegadaian Championship 2025-2026 Berakhir
Jayapura-Spektroom : Manajemen Persipura secara resmi membubarkan tim Mutiara Hitam dalam acara internal yang digelar di Hotel Horizon Kotaraja Jayapura, Minggu (10 Mei 2026) malam, setelah mengarungi tiga putaran kompetisi liga dua Indonesia atau dikenal dengan Pegadaian Championship musim 2025-2026.
Acara tersebut terlaksana dalam suasana haru mengenang kisah perjuangan dalam kebersamaan selama lebih kurangn10 bulan dengan segala dinamikanya, lalu berujung gagal lolos ke super league apalagi ditutup dengan kerusuhan jumat, 8/5/2026 yang membuat manager, palatih dan oficial serta seluruh pemain tak kuasa menahan air mata kepedihan.
Manager Persipura, Owen Rahadiyan mengatakan, pembubaran tim sekaligus perpisahan dilakukan karena kompetisi telah berakhir dan supaya para pemain, pelatih, dan oficial dapat kembali ke daerah asal masing-masing, berkumpul dengan keluarga.
"Pembubaran sekaligus perpisahan ini kami lakukan karena musim kompetisi sudah selesai dan biarlah semuanya kembali ke daerahnya masing masing, kumpul lagi dengan keluarga".tuturnya.
Owen menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain atas perjuangan, dedikasi, dan kerja keras selama membela Persipura musim ini.
"Terima kasih kepada semuanya. Kalian para pemain sudah berjuang dengan sekuat tenaga dan apapun juga hasilnya saat ini, adalah catatan penting untuk evaluasi nantinya." tandasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran manajemen, oficial, tim pelatih, hingga panitia pelaksana yang telah bekerja keras membangun tim sepanjang kompetisi Liga 2.
Meski gagal promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia yakni super league musim 2026-2027, Tim Persipura tetap mendapat bonus sebagai bentuk penghargaan atas segala jerih payah mengangkat nama Tanah Papua melalui sepak bola.
Salah satunya dari Ketua Majelis Rakyat Papua/MRP Papua Nerlince Wamuar Rollo, yang datang memenuhi janjinya untuk memberikan bonus kepada tim Persipura.
Nerlince sempat memberi motivasi kepada Tim Mutiara Hitam untuk bangkit dan menatap masa depan yang jauh lebih penting daripada larut dalam penyesalan dan kesedihan.