Mantan Direktur Program dan Berita RRI Raih Gelar Doktor Manajemen Pendidikan

Mantan Direktur Program dan Berita RRI Raih Gelar Doktor Manajemen Pendidikan
Rektor Univeritas Pakuan Prof.Dr.Didik Notosudjono menyematkan tanda doktor kepada Dr.M.Kabul Budiono, M.Pd pada sidang terbuka Doktor Manajemen Pendidikan di Auditorium Unpak, (Foto : Dok. M.Kabul Budiono)

Jakarta-Spektroom ; Di ruang sidang terbuka Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Pakuan, Bogor, Jumat (17/7/2026), perjalanan panjang Dr.M.Kabul Budiono seolah menemukan satu titik penting.

Sosok yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai Direktur Program dan Berita LPP RRI serta pernah menjadi Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI itu resmi menyandang gelar Doktor Manajemen Pendidikan dengan predikat Sangat Memuaskan dan IPK 3,94.

Namun, capaian akademik tersebut bukan sekadar tambahan gelar di belakang namanya. Di balik disertasi yang dipertahankannya tersimpan sebuah kegelisahan: bagaimana pendidikan karakter tetap relevan di tengah derasnya arus teknologi digital tanpa kehilangan akar budaya Indonesia.

Kegelisahan itu kemudian melahirkan penelitian berjudul Pemodelan dan Optimasi Peningkatan Efektivitas Pendidikan Karakter dengan Basis Variabel Cerita Wayang dan Media Baru.

Penelitian yang dilakukan di lima SMK di Kabupaten Banyumas itu memadukan pendekatan ilmiah modern dengan kekayaan budaya Nusantara.

Bagi Kabul Budiono, cerita wayang bukan hanya warisan masa lalu. Tokoh-tokohnya menyimpan nilai kejujuran, tanggung jawab, kepemimpinan, hingga keberanian yang tetap relevan bagi generasi muda.

Tantangannya adalah bagaimana nilai-nilai tersebut dapat disampaikan melalui media yang akrab dengan kehidupan siswa saat ini.

Melalui pendekatan mixed methods yang menggabungkan analisis SEM-PLS dan metode SITOREM, ia menghasilkan model pendidikan karakter yang mengintegrasikan cerita wayang dengan pemanfaatan media baru.

Model tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru, kepala sekolah, hingga para pengambil kebijakan dalam mengembangkan pendidikan karakter yang selaras dengan perkembangan zaman.

Pengalaman panjang di dunia penyiaran publik menjadi bekal penting dalam penelitian itu. Selama bertahun-tahun berkecimpung di RRI dan TVRI, Kabul Budiono menyaksikan bagaimana media memiliki kekuatan membentuk cara berpikir masyarakat.

Pengalaman tersebut kini dipadukannya dengan kiprah sebagai akademisi dan Kepala Lembaga Pengembangan Bahasa (LPB) Universitas Indraprasta PGRI (Unindra).

Keberhasilannya menyelesaikan studi doktoral menjadi bagian dari upaya Unindra meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi dosen. Bahkan, Kabul Budiono mampu menuntaskan pendidikan doktor sebelum genap tiga tahun masa studi.

Rektor Universitas Indraprasta PGRI, Prof. Dr. Sumaryoto, menilai keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Ia berharap hasil penelitian Kabul Budiono dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pendidikan karakter di Indonesia.

Bagi Kabul Budiono, disertasi bukanlah garis akhir. Ia berharap hasil penelitiannya dapat berkembang menjadi buku referensi, materi pelatihan guru, hingga model pembelajaran yang diterapkan di sekolah-sekolah di berbagai daerah.

Baginya, pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Ketika nilai-nilai budaya mampu berjalan beriringan dengan inovasi teknologi, maka sekolah tidak hanya melahirkan generasi yang cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga pribadi yang berintegritas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.