Marak Judi Online, Pemkab Bondowoso Deklarasi Dan Sosialisasi Pencegahan Judi Online

Marak Judi Online, Pemkab Bondowoso Deklarasi Dan Sosialisasi Pencegahan Judi Online
Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Judi Online di Sabha Bina Praja I Setda, Bondowoso, Kamis, (23/10/2024). (foto: Pemkab Bondowoso)

Spektroom – Fenomena judi online telah menimbulkan kerugian banyak pihak. Tidak hanya kerugian ekonomi, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan moral yang luas di tengah masyarakat. Imtuk itu Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi dalam melawan maraknya praktik perjudian daring (judi online) yang kian meresahkan masyarakat. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Judi Online di Sabha Bina Praja I Setda, Kamis, (23/10/2024).

Kegiatan penting ini dihadiri oleh berbagai elemen kunci pemerintahan dan legislatif, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Ketua Komisi I DPRD, Asisten 3, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian Setda, serta seluruh Camat se-Kabupaten Bondowoso dan perwakilan dari 10 kelurahan. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan judi online adalah agenda kolektif seluruh lini pemerintahan.

Dalam sambutannya, Sekda Fathur Rozi mengakui bahwa kemajuan teknologi digital yang pesat memang membawa banyak manfaat. Namun, pihaknya juga menyoroti tantangan serius yang menyertainya, yakni maraknya praktik judi online yang kini sudah menjangkiti berbagai kalangan, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar.

“Fenomena judi online ini tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi individu dan keluarga, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan moral yang luas di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen kuat untuk memberantas konten perjudian online ini dengan melibatkan sinergi seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya peran literasi digital agar masyarakat memiliki kemampuan untuk mengenali, menolak, dan proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas judi daring. Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga mendorong sinergi yang erat antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, dan komunitas kreatif digital dalam rangka mewujudkan ruang digital yang sehat dan produktif.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bondowoso, Ghozal Rawan A. P. M. M., menjelaskan bahwa kegiatan deklarasi dan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur yang menyerukan dukungan dan partisipasi aktif dalam upaya pencegahan judi online.

Diskominfo Bondowoso mengusung Enam Komitmen Utama yang akan menjadi panduan aksi bersama, diantaranya, Meningkatkan integritas dan pengawasan di lingkungan pemerintah daerah, Meneguhkan komitmen bersama memerangi praktik judi online, Meningkatkan literasi digital dan kesadaran publik tentang bahaya judi online, Membangun sinergi komunikasi publik yang efektif antara pemerintah dan komunitas digital, Mendorong gerakan komunikasi digital sehat di seluruh wilayah Bondowoso, Mewujudkan ruang digital yang aman, sehat, dan produktif tanpa praktik perjudian online. (Yul)

Berita terkait

Peringatan Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Untuk Teguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Peringatan Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Untuk Teguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, menjadi Inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Peringatan Hardiknas dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, berlangsung di Lapangan Korpri kompleks Kantor Gubernur Lampung, di Bandarlampung, Senin (4/5/2026). Sekdaprov Lampung membacakan sambutan

Anggoro AP
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Jakarta-Spektroom : Peringatan World Press Freedom Day 2026 menjadi momentum strategis bagi dunia pers nasional untuk meneguhkan kembali perannya dalam menjaga demokrasi, memperkuat perdamaian, serta mendorong keadilan sosial di tengah derasnya arus informasi global. Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa jurnalisme berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas,

Riswan Idris, Rafles