Siswa SMAN 4 Surakarta Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono Ciptakan Bed Closet

Siswa SMAN 4 Surakarta Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono Ciptakan Bed Closet
Wakil Walikota Solo, Astrid Wijayanti Memberikan Apresiasi dan Mencoba Langsung Bad Closet karya Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono.

Spektroom - Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono, siswa kelas XII SMA Negeri 4 Surakarta berhasil menciptakan Bed Closet yang merupakan penggabungan tempat tidur medis dengan sistem toilet otomatis yang dirancang khusus bagi pasien stroke.

Karyanya yang berhasil meraih medali emas dalam Indonesia Young Inventor Scientist Award di UGM itu mendapat apresiasi dari Wakil Walikota Solo Astrid Widayani yang ( Rabu 07/01/2025 ) melakukan kunjungan untuk melihat langsung sekaligus mencoba berbaring di bed karya inovasi anak muda yang akrab dipanggil Maiza.

Ditemui usai tinjauan, Astrid menyampaikan Pemerintah Kota bangga dan siap menjembatani para talenta muda untuk mengembangkan inovasi melalui Brida maupun pihak swasta.

" Saya sangat bangga dengan potensi talenta muda di Solo.Karya ini adalah jawaban atas kebutuhan global.inovasi Maiza membuktikan bahwa empati yang dipadukan dengan tehnologi bisa menghasilkan solusi nyata bagi masyrakat " Ungkap Astrid

Pencipta Bed Closet, Maria Margaretha Mayfa Zee Saptono menjelaskan, ide karyanya muncul dari pengalaman pribadi yang melihat kesulitan ayahnya saat merawat sang kakek selama sepuluh tahun dalam kondisi lumpuh karena stroke mengalami kesulitan dalam proses sanitasi.

Setelah melalui riset jurnal ilmiah selama tiga bulan, berhasil merakit purwarupa alat yang dapat dioperasikan melalui remote dengan biaya sekitar sepuluh juta rupiah dengan merancang tempat tidur yang menggabungkan fungsi ranjang medis dengan toilet perairan otomatis yang langsung terhubung ke septi tank

"Ini pengalaman pribadi saat membantu ayah merawat kakek yang kesulitan saat proses sanitasi " Jelas Maiza.

Bed Closet dilengkapi panel kontrol yang fleksibel karena dapat disesuaikan letaknya di sisi kiri maupun kanan tergantung pasien yang mengalami kelumpuhan, sedang sistem pengairan dan operasional toilet pada tempat tidur dapat dikendalikan sepenuhnya dengan remote control untuk meminimalisir ketergantungan pada perawat.

Nantinya setelah mengikuti ajang karya inovasi Internasional Maiza berencana mamatenkan karyanya sekaligus melakukan pembaharuan tehnologi agar lebih sempurna ( Dan )

Berita terkait

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Spektroom - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai H. Abdurrachman Assegaf meninjau progres pembangunan gedung yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di sejumlah Madrasah, Selasa (20/1/2026). Peninjauan ini dilakukan menjelang rencana peresmian gedung yang akan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia pada tanggal

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM  Permudah Warga Ambon Saat Darurat

Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM Permudah Warga Ambon Saat Darurat

Spektroom — Pemerintah Kota Ambon menghadirkan terobosan layanan publik dengan mengandalkan Call Center 112 untuk mempermudah warga mengakses bantuan, khususnya dalam kondisi darurat. Melalui aplikasi ini masyarakat dapat menyampaikan laporan dan permintaan bantuan tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Sistem ini dirancang untuk memangkas waktu respons dan mempercepat pengambilan keputusan. Langkah

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Spektroom - Dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap warga binaan, Lapas Perempuan Kelas III Ternate bekerjasama dengan BASARNAS Ternate melaksanakan kegiatan pelatihan dan simulasi tanggapan darurat. Kegiatan yang berlangsung Rabu (21/1/2026) di Lapas Perempuan Kelas III Ternate diikuti tidak saja warga binaan tetapi juga para pegawai Lapas dengan narasumber

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru