Trending

Marindo Kurniawan Sekdaprov Terbaik 4 Pada Ajang ADLG 2025

Marindo Kurniawan Sekdaprov Terbaik 4 Pada Ajang ADLG 2025
ADLG Award 2025 (Foto Capture YouTube Kominfo MMC).
0:00
/1:06

Spektroom - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, pejabat karir tertinggi di Sai Bumi Rukha Jurai Lampung ini berhasil meraih terbaik ke 4 kategori Pemerintah Provinsi pada penilaian Digital Leadership Government Awards (DLGA) 2025, yang diselenggarakan di Surabaya Jawa Timur, Kamis (20/11/2025).

Sementara Sekdaprov Sulawesi Tenggara, H.Asrun Lio terbaik ke 5, Kemudian Sekdaprov Sumatera Barat Arry Yuswandi 3, sedangkan terbaik 2 diraih Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni dan terbaik 1 Sekdaprov Jatim Adhy Karyono.

ASKOMPSI (Asosiasi Kepala Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia) Digital Leadership Government Award 2025 (ADLG Award 2025), ajang tahunan yang digelar sejak 2021 ini sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis Sekretaris Daerah (Sekda) dalam mengorkestrasi transformasi digital di daerah.

Ketua Askompsi yang juga Kadiskominfo Kaltim Muhammad Faisol dalam laporannya menyebutkan ADLGA adalah salah satu program kerja Askompsi yang sudah terlaksana selama 4 tahun ini.

"ADLGA berlandaskan pada instruksi presiden nomor 95 tentang SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik), dimana kita melihat betapa sulitnya sampai sekarang kita melaksanakan apa yang disebut dengan SPBE. Bahkan Menteri Dalam Negeri mengeluarkan lagi surat edaran untuk percepatan SPBE namun masih tetap lamban.

audio-thumbnail
ADLG AWARD Faisol
0:00
/105.94

"Sehingga kami melakukan diskusi dan menarik sebuah kesimpulan bahwa SPBE kunci vitalnya pejabat karir tertinggi di pemerintah daerah yakni Sekretaris Daerah, baik provinsi, kebupaten, maupun Kota.

Selanjutnya Askompsi mencoba membantu pemerintah pusat untuk bisa mengajak dan memotivasi para Sekda lebih peduli dengan digitalisasi dan SPBE. Oleh karenanya Askompsi memberanikan diri untuk menyelenggarakan kegiatan ini.

"Kami ingin mendorong supaya mindset digital Bapak-Ibu sekda ini lebih kuat, lebih tajam dan bisa memotivasi Sekda-Sekda yang lainnya" tutup dia.

Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, kepada Sekdaprov Lampung yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo. (@Ng).

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru