Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Masih Mengacam Wilayah Maluku Utara

Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Masih Mengacam Wilayah Maluku Utara
Sumber:BMKG

Spektroom - Peringatan dini cuaca ekstrem di Wilayah Maluku Utara dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Selasa (13/1/2026) untuk waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi hingga beberapa hari ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi ini karena adanya Madden-Julian Oscillation (MJO) dan sirkulasi di seputaran Kalimantan dan di seputaran Papua, sehingga menimbulkan konvergensi yang berpengaruh terhadap kondisi cuaca di wilayah Maluku Utara.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Forecaster On Duty Fahmi Bachdar kepada Spektroom Selasa (13/1/2026) mengatakan, dengan adanya fenomena ini menimbulkan cuaca ekstrem yang terjadi ini di seluruh wilayah Maluku Utara dan saat ini secara klimatologi Maluku Utara juga sudah masuk musim penghujan.
"Potensi hujan yang terjadi ini dengan intensitas Sedang hingga lebat disertai angin kencang yang juga berdampak pada tinggi gelombang hampir di seluruh wilayah Maluku Utara mencapai 1,5 hingga 2,5 meter," ujar Fahmi.
Menurutnya, sesuai analisis kondisi ini pada tanggal 12 - 15 Januari 2026 akan ada penurunan fluktuatif dan pada tanggal 17 Januari 2026 akan kembali ada peningkatan curah hujan
Dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini kata Fahmi, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini serta himbauan kepada instansi terkait maupun masyarakat terutama yang beraktivitas di laut untuk sementara tidak melakukan aktivitas melaut, juga kepada perusahaan pelayaran, nakhoda dan motoris agar tidak melakukan pelayanan dalam kondisi cuaca ekstrem.
Masyarakat yang akan melakukan pelayaran juga diminta untuk tidak memaksakan berlayar dalam kondisi cuaca ekstrem serta masyarakat yang tinggal di bantaran kali dan daerah rawan longsor untuk tingkatkan kewaspadaan adanya peningkatan aktivitas banjir.
Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat agar dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.

Berita terkait

Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, mulai dari pengelolaan sampah hingga penataan lingkungan. Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, usai diterima Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (04/05/

Rafles
Pembiayaan UMKM Tanpa Bunga, Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Sumbar

Pembiayaan UMKM Tanpa Bunga, Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Sumbar

Padang - Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat langkah pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana hidrometeorologi melalui kolaborasi strategis dengan Dompet Dhuafa. Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pemberdayaan ekonomi berkelanjutan antara kedua belah pihak, di Gubernuran, Selasa (5/5/2026). Kerja sama difokuskan pada penguatan sektor usaha

Diah Utami, Bian Pamungkas
Bupati Dyah Kartika Ingatkan ASN PPPK Kendal Bekerja Profedional dan Bermoral

Bupati Dyah Kartika Ingatkan ASN PPPK Kendal Bekerja Profedional dan Bermoral

Kendal-Spektroom: Sebanyak 1331 ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti kegiatan Orientasi di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Selasa, 5 Mei 2026. Dalam arahannya Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan ASN PPPK akan langsung diberhentikan jika melakukan pelanggaran berat. "Khusus ASN PPPK, jika melakukan pelanggaran berat, akan langsung diberhentikan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas