Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Mengacam Wilayah Maluku Utara
Spektroom - Peringatan dini cuaca ekstrem di Wilayah Maluku Utara dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Senin (5/1/2026) untuk waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dalam dua hari ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi ini karena terpantau adanya sirkulasi di bagian Barat Kalimantan dan konvergensi memanjang di seputaran Papua, sehingga berpengaruh terhadap kondisi cuaca di wilayah Maluku Utara.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Koordinator Data dan Informasi Fahmi Bachdar kepada Spektroom mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi ini di seluruh wilayah Maluku Utara.
"Potensi hujan yang terjadi ini dengan intensitas Sedang hingga lebat disertai angin kencang yang juga berdampak pada tinggi gelombang di wilayah Maluku Utara mencapai 1,5 hingga 2 meter," ujar Fahmi.
Dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini kata Fahmi, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini serta himbauan kepada masyarakat terutama yang beraktivitas di laut untuk sementara tidak melakukan aktivitas melaut, juga kepada perusahaan pelayaran, nakhoda dan motoris agar tidak melakukan pelayanan dalam kondisi cuaca ekstrem.
Masyarakat yang akan melakukan pelayaran juga diminta untuk tidak memaksakan berlayar dalam kondisi cuaca ekstrem serta masyarakat yang tinggal di bantaran kaki untuk tingkatkan kewaspadaan adanya peningkatan aktivitas banjir.
Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat agar dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.