Trending

MBG Dikeluhkan, Wakil Walikota Solo Lakukan Sidak Ke SPPG

MBG Dikeluhkan, Wakil Walikota Solo Lakukan Sidak Ke SPPG
Wakil Walikota Solo.Melakukan Sidak Ke SPPG, Menyusul Aduan Menu MBG Selama Ramadhan.( Kamis 12/03/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Menyusul banyaknya pengaduan kualitas dan variasi menu Makanan Bergizi Gratis MBG selama bulan Ramadhan, Wakil Walikota Solo Astrid Widayani ( Kamis 12/03/2023 ) melakukan sidak ke Satuan Pelayanan Program Gizi SPPG Laweyan Karangasem 2.

Peninjauan mendadak guna melakukan monitoring dan evaluasi itu Astrid Widayani melihat langsung dan melakukan cekking mulai dari perencanaan gizi hingga pengelolaan keuangan di dapur produksi.

Dikatakan Astrid, Pemerintah daerah ingin memastikan kwalitas, meski anggaran diatur sedemikian rupa tetapi standart gizi dan kepuasan anak anak sebagai penerima manfaat tetap menjadi prioritas.

Sinkronisasi antara bagian produksi, keuangan, dan ahli gizi diharap tidak terjadi ketimpangan dalam penyajian menu harian sebab dengan koordinasi yang buruk antar lini dapat berdampak pada rendahnya variasi makanan yang diberikan kepada siswa sekolah di Surakarta.

“Jangan sampai karena anggaran terbatas sehingga terjadi kurang variasi menu, bagian gizi harus bisa menyesuaikan dengan anggaran yang ada agar semuanya seimbang,” Tegas Astrid Widayani .

Lebih lanjut, Astrid memberikan rekomendasi agar menu yang disusun lebih ramah anak dan menghindari penggunaan bahan makanan olahan yang berlebihan agar makanan yang diberikan benar-benar dimakan dan tidak terbuang sia-sia karena rasa atau tampilan yang tidak menarik.

Perbedaan takaran antara porsi anak TK dan sekolah dasar juga menjadi poin penting yang harus diperhatikan oleh pengelola dapur SPPG di seluruh wilayah Solo.

Sementara Pihak Satgas MBG Pemerintah Kota Surakarta juga mengakui adanya penurunan kualitas dan kuantitas menu yang sempat viral di media sosial belakangan ini.

Wakil Ketua Satgas MBG, Purwanti, menjelaskan monitoring keliling ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh penyedia jasa makanan tetap patuh pada standar minimal yang telah ditetapkan pemerintah.

Pengawasan ketat akan terus dilakukan terhadap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemasok bahan baku hingga mitra pelaksana di lapangan.

“Kami keliling ini untuk memastikan bahwa menu Ramadan tetap memenuhi standar kualitas dan kuantitas sesuai dengan masukan yang masuk dari masyarakat,” kata Purwanti.

Melalui langkah antisipatif Pemerintah Kota Surakarta berharap komunikasi antara SPPG, yayasan, dan supplier dapat berjalan lebih efektif guna meminimalisir keluhan serupa di masa mendatang. (Dan)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru