Trending

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Kinerja Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dalam Penanganan Bencana

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Kinerja Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dalam Penanganan Bencana
Mendagri Tito Karnavian melalui zoom meeting, apresiasi kinerja Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dalam penanganan bencana. (Foto: SS zoom meeting)

Spektroom - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy atas langkah cepat dan sigap dalam penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

Menurut Tito, kecepatan dan kekompakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menghadapi situasi darurat patut dijadikan contoh bagi daerah lain. Dibandingkan dengan provinsi-provinsi terdampak lainnya, Sumatera Barat dinilai memiliki waktu pemulihan (recovery) paling cepat.

“Di Sumatera Barat ini, Pak Vasko, kita salut. Kecepatan dan kekompakan sangat tinggi sekali. Sehingga mungkin tercepat recovery-nya dari tiga provinsi adalah di Sumatera Barat. Itu karena kemampuan Sumatera Barat ini memang hebat,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy melalui zoom meeting mendengarkan dengan serius arahan Mendagri.

Apresiasi tersebut disampaikan Tito dalam rapat lanjutan pembahasan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi daerah terdampak bencana, yang juga di ikuti oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Sosial, serta perwakilan dari Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara, Kamis (25/12/2025).

Rapat yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut membahas percepatan penanganan dampak bencana di tiga provinsi di wilayah Sumatera, termasuk langkah kolaboratif lintas kementerian dan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian layak dan aman.

Sementara itu, Wagub Sumbar Vasko Ruseimy mengungkapkan di ranah minang "ado raso jo pareso" yakni rasa kebersamaan dan semangat gotong royong yang tinggi dari seluruh masyarakat dan relawan yang saling bahu membahu bersama pemerintah.

"Kami tidak saling menyalahkan, namun kami saling memperkuat kekompakan, khususnya bagi saudara saudara kita yang terdampak. Kami di Sumbar tidak jalan sendiri sendiri, namun kami selalu bersama sama. Mohon doanya, kedepan masih banyak hal hal yang perlu kita percepat dalam penanganan pemulihan bencana ini," tutup Vasko. (RRE/Rel/VR)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru